Surakarta (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta, Ahmad Ulin Nur Hafsun, menerima audiensi dari Perkumpulan Umat Buddha Kota Surakarta dalam rangka persiapan Peringatan Hari Raya Trisuci Waisak 2570 TB (27/04/2026). Audiensi berlangsung hangat dengan semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama.
Kehadiran rombongan yang dipimpin Ketua Panitia, Subekti Ardianto, didampingi Sekretaris Keyza Pramitha dan anggota, disambut langsung oleh Kepala Kantor bersama Penyuluh Agama Buddha, Subha Arya dan Chanda Jati, serta Pengurus FKUB, Alfian Faisal.
Dalam kesempatan tersebut, Subekti menyampaikan secara langsung bahwa rangkaian kegiatan Waisak tahun ini mengusung tema “Menapaki Jalan Mulia, Bersumbangsih Bagi Negeri”. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat religius, tetapi juga sosial dan kultural. “Kami berharap seluruh rangkaian ini dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat serta mempererat persaudaraan lintas umat beragama,” ujarnya.
Lebih lanjut, Subekti memaparkan rencana kegiatan yang akan digelar, di antaranya instalasi ornamen Buddhis dan lampion pada 19 Mei hingga 19 Juni 2026, bazar kuliner, Kirab Waisak dari Loji Gandrung menuju Balai Kota, hingga prosesi Puja Memandikan Bodhisattva Siddhartha di Plaza Balai Kota pada 23 Mei 2026. Selain itu, juga akan dilaksanakan kegiatan Bhikkhu Thudong menuju Balai Kota untuk Pindapata, pentas seni, detik-detik Waisak di Vihara Dhamma Sundara, meditasi umum, donor darah, serta Sannipata Waisak.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor Ahmad Ulin Nur Hafsun menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas inisiatif Perkumpulan Umat Buddha. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kontribusi umat beragama dalam membangun harmoni sosial.
“Kami sangat mengapresiasi semangat kebersamaan dan kontribusi yang ditunjukkan oleh umat Buddha melalui rangkaian kegiatan ini. Ini bukan hanya perayaan keagamaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat persatuan dan kepedulian sosial,” ungkapnya.
Secara tidak langsung, Ahmad Ulin juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai toleransi dan moderasi beragama di tengah masyarakat. Ia berharap kegiatan Waisak ini dapat menjadi inspirasi bagi umat beragama lainnya untuk terus berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.
Audiensi ditutup dengan komitmen bersama untuk menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan Waisak 2570 TB secara aman, lancar, dan penuh makna, serta terus menjaga kerukunan antarumat beragama di Kota Surakarta. (may)



















