Surakarta (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta kembali menyelenggarakan Bimbingan Mental (Bintal) bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), Kamis (24/9/2026). Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap bulan ini menjadi ruang bagi ASN untuk melakukan refleksi diri sekaligus memperkuat nilai spiritual dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Bagi ASN beragama Islam, kegiatan Bintal dilaksanakan secara bersama di kompleks Masjid Al-Ikhlas Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta. Sementara itu, ASN beragama Kristen, Katolik, Buddha, dan Hindu mengikuti bimbingan mental yang diselenggarakan oleh penyuluh agama masing-masing di ruangan yang telah ditentukan.
Bintal bagi ASN Muslim menghadirkan Ustaz Alfian Nidlor sebagai pembimbing. Dalam pemaparannya, ia mengajak para ASN untuk kembali merefleksikan niat dalam bekerja. Menurutnya, setiap pegawai perlu mengevaluasi diri, apakah pekerjaan yang dijalankan benar-benar dilakukan dengan hati yang senang dan penuh kesadaran atau sekadar untuk menggugurkan kewajiban.
“Coba kita evaluasi kembali niat kita dalam bekerja. Apakah kita menjalani pekerjaan dengan senang hati dan penuh kesadaran, atau hanya sekadar menggugurkan kewajiban,” pesannya.
Ia juga mengajak ASN Kemenag Kota Surakarta untuk meneladani kehidupan para ulama. Kisah dan keteladanan para ulama, menurutnya, dapat menjadi pelajaran untuk membangun kesadaran bahwa pekerjaan merupakan amanah sekaligus bagian dari rezeki yang harus disyukuri dan dipertanggungjawabkan.
Dalam kesempatan tersebut, Alfian menyampaikan tiga pilar utama kebaikan yang perlu dijaga oleh ASN. Pertama, meluruskan niat semata-mata kepada Allah SWT sejak sebelum berangkat bekerja. Kedua, berbuat baik serta menjaga hubungan yang harmonis dengan sesama rekan kerja. Ketiga, berbuat baik dengan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Pertama, luruskan niat semata-mata kepada Allah SWT sejak sebelum berangkat kerja. Kedua, berbuat baik dan menjaga hubungan harmonis dengan sesama rekan pegawai. Ketiga, berbuat baik dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa dalam menjalankan pekerjaan, setiap pegawai tidak lepas dari berbagai ujian dan tantangan. Karena itu, kec ‘tika menghadapi persoalan dalam pekerjaan, seorang ASN perlu memiliki sikap yang tepat dengan menjadikan Allah SWT sebagai tempat kembali dan bersandar.
“Pekerjaan tidak lepas dari ujian. Ketika masalah atau tantangan datang, tempat kembali dan bersandar yang utama adalah kepada Allah SWT,” pungkasnya.
Melalui pelaksanaan Bintal rutin ini, Kemenag Kota Surakarta terus mendorong penguatan mental dan spiritual ASN agar tidak hanya mampu menjalankan tugas secara profesional, tetapi juga memiliki kesadaran akan amanah, membangun hubungan yang baik dengan sesama, serta menghadirkan pelayanan yang semakin baik bagi masyarakat. (Za)














