Kota Surakarta (Humas) – Prestasi membanggakan kembali diraih siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN)1 Surakarta. Muhammad Ega Purwanto, siswa kelas XI F5, berhasil meraih Juara II dalam ajang Lomba Reels AI Polresta Surakarta tingkat SMA/SMK sederajat se-Kota Surakarta. Atas prestasinya tersebut, Ega mendapatkan piagam penghargaan serta hadiah uang pembinaan, Senin (11/5/2025), di halaman Mako Polresta Surakarta.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakapolresta Surakarta Sigit, dalam suasana penuh apresiasi terhadap kreativitas generasi muda dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk kampanye edukatif dan positif di media sosial.
Kompetisi ini menjadi wadah bagi pelajar untuk menunjukkan kemampuan dalam membuat konten digital yang kreatif, edukatif, sekaligus relevan dengan tantangan era digital. Terdapat beberapa sub tema yang dilombakan yaitu Balapan liar, Bullying, Knalpot Brong, Tawuran, Siskamling, Stop Narkoba, Anti Hoaks, dan Pelecehan Seksual.
Dalam karya reels yang dibuatnya, Muhammad Ega Purwanto mengangkat pentingnya literasi digital dan kesadaran masyarakat agar lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi di media sosial. Video yang dibuat memadukan konsep sinematik, storytelling, dan teknologi AI sehingga mampu menarik perhatian dewan juri.
Ega mengaku bersyukur dan tidak menyangka dapat membawa pulang gelar juara di ajang tersebut.
“Saya sangat senang dan bangga bisa mewakili MAN 1 Surakarta. Awalnya saya hanya ingin membuat karya yang bisa memberi pesan positif tentang bahaya hoaks. Alhamdulillah ternyata mendapatkan apresiasi dari Polresta Surakarta,” ujar Muhammad Ega Purwanto.

Ia juga menambahkan bahwa proses pembuatan video membutuhkan riset, penguasaan editing, hingga pemanfaatan AI agar hasil visual lebih menarik dan komunikatif. Memanfaatkan ChatGPT, Gemini AI, Google Flow, dan CapCut untuk editing video.
“Saya belajar banyak selama proses ini dari bapak Rusdi Mustapa, selaku guru pembimbing, yang membimbing dari membuat prompt gambar, bikin gambar hingga mengubah gambar jadi video. Beliau juga mengajarkan bagaimana AI bisa digunakan untuk hal-hal positif dan edukatif, bukan hanya untuk hiburan,” tambahnya.
Guru Sejara MAN 1 Surakarta Rusdi Mustapa yang berperan sebagai guru pembimbing Muhammad Ega Purwanto, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian siswanya. Menurutnya, prestasi ini menjadi bukti bahwa pelajar madrasah mampu bersaing dalam bidang kreativitas digital dan teknologi.
“Saya sangat mengapresiasi kerja keras Ega. Bagaimana dalam waktu hanya 1 jam pembimbingan, Ega mampu menyerap teori yang diberikan hingga bisa membuat video yang menarik. Ia menunjukkan bahwa siswa madrasah tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga kreatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi AI,” ungkap Rusdi Mustapa.
Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus berkarya dan menggunakan media digital secara bijak.
“Ke depan saya ingin lebih banyak karya kreatif berbasis digital yang lahir dari siswa MAN 1 Surakarta,” tambahnya.
Kepala MAN 1 Surakarta, Ahmad Wardimin, turut memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih oleh Muhammad Ega Purwanto. Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara siswa, guru pembimbing, dan lingkungan sekolah yang mendukung pengembangan potensi peserta didik.
“Prestasi ini sangat membanggakan bagi keluarga besar MAN 1 Surakarta. Kami terus mendorong siswa untuk berani berinovasi, kreatif, dan mampu memanfaatkan teknologi secara positif,” ujar Ahmad Wardimin.
Ia juga menegaskan bahwa MAN 1 Surakarta akan terus mendukung pengembangan kompetensi siswa di bidang digital, multimedia, dan teknologi kreatif sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan. Dengan raihan ini, MAN 1 Surakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang berprestasi, kreatif, serta mampu berkontribusi positif di era digital. (rsd/rmd)


















