Kota Surakarta (Humas) – Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang keagamaan, Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Surakarta menggelar kegiatan Pembinaan Pegawai dan Penguatan Integritas pada Selasa (12/5/2026). Bertempat di Graha Saba Buana, kegiatan pembinaan ini diikuti lebih dari 500 Aparatur Sipil Negara (ASN), baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Kankemenag Kota Surakarta.
Hadir sebagai narasumber utama, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah Saiful Mujab, menyampaikan arahan strategis dalam pembinaan yang bertema “Transformasi Kinerja Melalui Asta Protas Berdampak.” Dalam pemaparannya yang penuh semangat dan diselingi dialog interaktif, Saiful Mujab mengajak seluruh ASN menginternalisasi tema besar yang tidak hanya bersifat teknis administratif, melainkan menjadi kerangka budaya kerja baru. Seluruh jajaran ASN Kemenag diharapkan mampu menjadikannya pedoman dalam merespons kompleksitas tantangan birokrasi sekaligus dinamika pelayanan keagamaan yang terus bergerak dinamis dan terkadang tidak terduga.

Memaparkan profil Kankemenag Kota Surakarta, Kepala Kantor Ahmad Ulin Nur Hafsun juga menyampaikan bahwa pembinaan ini dirasa sangat penting dan mendesak. Setidaknya terdapat dua alasan utama yang melatarbelakangi pelaksanaan kegiatan ini. Pertama, masih banyak regulasi bidang layanan keagamaan yang belum dipahami secara seksama dan menyeluruh oleh masing-masing ASN. Termasuk di dalamnya, kebijakan Asta Protas yang belum seutuhnya terinternalisasi di semua lini.
Kedua, adanya disrupsi besar dalam tata kelola pelayanan publik, yang menuntut birokrasi, tidak terkecuali bidang layanan keagamaan untuk bergerak lebih cepat, adaptif, dan inovatif.
“Sesuai dengan tema besar pembinaan, ada transformasi budaya kerja di Kankemenag Kota Surakarta, kami berharap teman-teman dapat memegang teguh lima nilai budaya kerja Kemenag di tengah-tengah era disrupsi saat ini,” pesan Ahmad Ulin Nur Hafsun.
Dalam pemaparannya, Saiful Mujab menekankan bahwa Asta Protas Berdampak bukan sekadar slogan, melainkan kerangka kerja yang menjunjung tinggi integritas, akuntabilitas, dan kecepatan respons terhadap kebutuhan umat. Ia mengapresiasi langkah proaktif Kankemenag Kota Surakarta yang berada di bawah naungan dan koordinasi Kanwil Kemenag Jateng.

“Kita harus bangga dan memahami dengan baik nilai-nilai Asta Protas Kementerian Agama. Karena sejatinya, kita adalah petugas kebaikan. Salah satu bentuk tugas kebaikan itu, yang diwujudkan Kemenag Kota Surakarta adalah melalui program unggulan seperti Golek Garwo. Setiap program dan pelayanan yang kita berikan harus jelas, nyata, serta memiliki fakta dan dampak yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena tugas kita bukan hanya bekerja, tetapi menghadirkan manfaat dan dampak nyata,” ungkapnya
Mengawali pembinaan sebelum resmi dibuka, kegiatan diwarnai dengan talkshow interaktif dengan person in charge (PIC) program unggulan Kankemenag Kota Surakarta. Program-program unggulan yang diangkat dalam talkshow tersebut yaitu Sharing Wawasan untuk Layanan Unggul (SRAWUNG), Wakaf Cekatan, Golek Garwo, Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS), dan GEMARI Solo. Selain itu, penyerahan Sertifikat Wakaf Uang juga mewarnai rangkaian pembukaan kegiatan pembinaan.

Dengan terselenggaranya pembinaan ini, Kankemenag Kota Surakarta optimis mampu menghadirkan layanan publik yang prima, memuaskan masyarakat, serta memberikan manfaat positif secara nyata. Ke depan, pembinaan serupa akan terus digalakkan secara berkala sebagai bentuk investasi sumber daya manusia aparatur yang unggul dan berintegritas.
“Melalui kegiatan pembinaan ini, kami tekankan Asta Protas Kemenag RI harus dipahami dengan persepsi yang sama, seragam dan mendalam. Karena kami sangat berharap kedepan, Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta dapat menajalankan tugas dan fungsinya sebagai pelayan masyarakat, pelayan agama yang berdampak dan dirasakan oleh masyarakat luas,” pungkas Saiful Mujab diakhir kegiatan. (rmd)
























