Surakarta (Humas) – Enam sampling madrasah baik negeri dan swasta memenuhi Entry Meeting yang diselenggarakan Seksi Pendidikan Madrasah, guna memenuhi pemeriksaan BPKP (Badan Pengawas Keuangan Pembangunan) Perwakilan Provinsi Jawa Tengah (20/07/2026) di Aula R Oesman Pudjotomo.
Mengawali kegiatan, dibuka oleh Kepala Kankemenag Kota Surakarta, Ahmad Ulin Nur Hafsun berharap kegiatan dapat dilaksanakan dengan kerjasama penuh dari madrasah sampling. “Silakan untuk dapat memenuhi permintaan bpkp, dan nantinya jika ada rekomendasi dapat digunakan sebagai dasar evaluasi untuk menjadi lebih baik,” tuturnya.
Monitoring BPKP kali ini, mengundang sampling madrasah diantaranya ; MIN Surakarta, MI Orbit, Mts Negeri 1 Surakarta, MTs Muhammadiyah, MA Al Islam Jamsaren, dan MAN 1 Surakarta.
Ketua TIM BPKP, Muhammad Burhan Abidin menyampaikan bahwa Entry Data telah disiapkan link gdrive untuk data-data yang dibutuhkan. “Tentang profil, Penempatan Guru, Data Guru dan lainnya silakan diupluad untuk kami jadikan bahan monev esok hari,”tuturnya. Ia menjadwalkan kunjungan akan dilaksanakan dalam 2 hari depan. Esok, kunjungan akan dilaksanakan di MIN Ska, MI Orbit dan MTs Muhammadiyah, sedangkan hari terakhir akan dilaksanakan kunjungan ke MTsN Surakarta 1, MA Al Islam dan MAN 1 Ska. “Silakan bisa disiapkan responden minimal 5 guru penerima TPG, dan minimal 5 wali murid, dan untuk Pengawas Madrasah untuk dapat melampirkan data perencanaan pengawas dan evaluasinya,”imbuhnya.

Segera menindaklanjuti, Ahmad Ulin berkoordinasi dengan Kasi Pendidikan Madrasah, Rifhamdani Agam, untuk menyiapkan pula data-data pelaporan TPG dari Januari hingga Juni 2026.
Dengan pelaksanaan monev pemeriksaan BPKP, Kementerian Agama Kota Surakarta memastikan penyaluran dana berjalan secara akurat, tepat sasaran, dan akuntabel. Evaluasi ini juga berfungsi untuk memetakan kendala dan merumuskan rekomendasi kebijakan bagi tata kelola pendidikan. (may)

















