Kota Surakarta (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta melaksanakan studi tiru pembangunan Zona Integritas (ZI) di Pengadilan Negeri (PN) Surakarta Kelas 1A Khusus pada Rabu (12/11/2025). Kegiatan yang berlangsung di ruang pertemuan Sasana Manunggal PN Surakarta ini bertujuan untuk memperkuat komitmen dan pemahaman tim pembangunan ZI Kemenag Surakarta dalam mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta, Ahmad Ulin Nur Hafsun, Kasubbag TU sekaligus Ketua Penilaian Mandiri Pembangunan (PMP) ZI, Bagus Sigit Setiawan, serta seluruh ketua dan sekretaris dari masing-masing kelompok kerja (pokja) area 1 hingga 6.
Kedatangan rombongan Kemenag Surakarta disambut hangat oleh Ketua PN Surakarta Kelas 1A Khusus, Achmad Satibi, beserta jajarannya. Dalam sambutannya, Achmad Satibi menyampaikan apresiasi dan harapan atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami ucapkan selamat datang kepada keluarga besar Kemenag Kota Surakarta. Mudah-mudahan dengan adanya studi tiru ini memberikan manfaat bagi kedua instansi,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kerja sama antara Pengadilan Negeri dan Kementerian Agama Kota Surakarta telah terjalin baik sejak lama.
“Kerja sama antara PN Surakarta dengan Kemenag Surakarta sudah terjalin lama, terutama dengan para penyuluh agama. Semoga silaturahmi ini dapat terus kita tingkatkan,” pungkasnya.
Ketua PMP ZI Kemenag Surakarta, Bagus Sigit Setiawan, menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan yang diberikan oleh pihak PN Surakarta.
“Terima kasih atas sambutan yang luar biasa dari Pengadilan Negeri Surakarta. Kami hadir lengkap dari area 1 hingga 6, dan mohon izin untuk banyak belajar serta berdiskusi terkait pembangunan ZI,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Surakarta, Ahmad Ulin Nur Hafsun, menegaskan komitmen jajarannya untuk terus berproses menuju predikat WBK.
“Kemenag Surakarta pernah lolos penilaian internal, namun belum berhasil pada WBK tahun 2021. Tahun 2025 ini kami bangun kembali semangat tersebut,” jelasnya.
Ia juga berharap kegiatan studi tiru ini menjadi momentum untuk memperkuat motivasi seluruh tim.
“Semoga kegiatan ini memberikan semangat dan motivasi bagi kami semua. InsyaAllah membawa keberkahan bagi kedua instansi,” tuturnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan oleh Sekretaris PN Surakarta, Nana Rusmana, yang menjelaskan praktik baik serta sistem aplikasi dalam pemenuhan eviden ZI. Peserta juga diajak berkeliling melihat langsung implementasi ZI di lingkungan Pengadilan Negeri Surakarta Kelas 1A Khusus. (Za)














