Kota Surakarta (Humas) – Dalam rangka mengoptimalkan peran zakat untuk kesejahteraan umat, Badan Amil dan Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surakarta melaksanakan penyerahan tasharruf senilai total Rp564.972.900 kepada 392 orang penerima manfaat. Pelaksanaan tasharruf berlangsung khidmat pada Rabu (29/4/2026) di Pendopo Loji Gandrung, Kota Surakarta, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting lintas sektor.
Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah KH. Ahmad Darodji, Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani, Forum Komunikasi dan Pimpinan Daerah (FORKOMPINDA), serta Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Surakarta Ahmad Ulin Nur Hafsun yang didampingi Penyelenggara Zakat dan Wakaf Arif Ansori. Kehadiran mereka menandakan sinergi kuat antara BAZNAS, pemerintah daerah, dan instansi vertikal.
Kegiatan simbolis penyerahan tasharruf mencakup lima kategori utama penerima manfaat, yaitu program ekonomi produktif bantuan gerobak usaha, program ekonomi produktif bantuan modal usaha, program pendidikan bantuan biaya sekolah, program kemanusiaan bantuan perbaikan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH), serta program kesehatan bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Kelima program ini menyasar kelompok masyarakat paling rentan di Kota Surakarta.

Ketua BAZNAS Kota Surakarta, Moh. Qoyim, dalam sambutannya merinci bahwa untuk bidang ekonomi produktif total bantuan yang diserahkan mencapai Rp307.000.350, meliputi 18 gerobak usaha, 31 alat usaha, dan 72 modal usaha. Sementara itu, bidang pendidikan menyalurkan Rp182.297.000 untuk 74 penerima manfaat berupa bantuan biaya sekolah dan pengambilan ijazah. Bidang kemanusiaan turut mendapat perhatian dengan nilai Rp49.966.500 untuk tiga penerima manfaat.
Untuk bidang kesehatan, BAZNAS mewujudkannya dalam bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi anak stunting yang disalurkan melalui berbagai forum. Rinciannya, melalui forum pembantu pendamping keluarga berencana Kecamatan Pasar Kliwon sebanyak 159 paket makanan (susu, telur, kornet, dan roti marie), melalui Posyandu Sahabat Masyarakat ILP Baluwarti sebanyak 50 paket, dan melalui Sedulur Pasar Legi (Lurginting Peduli Stunting) sebanyak 30 paket. Selain itu, sebanyak 50 paket bantuan juga diberikan untuk orang dengan HIV/AIDS (ODHA).
Tak hanya itu, BAZNAS juga menyalurkan bantuan sambungan air bersih dari PDAM Kota Surakarta di Kelurahan Sangkrah untuk 59 rumah dengan nilai total Rp134.399.900. Bantuan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan meningkatkan kualitas hidup layak warga. Di samping itu, BAZNAS juga telah melaksanakan bantuan pemulasaran jenazah bagi masyarakat yang membutuhkan, sebagai wujud kepedulian di sektor kemanusiaan.

Dalam kegiatan tasharruf tersebut, dilaksanakan pula penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BAZNAS dengan RS Brayat Minulyo untuk pendampingan rohaniwan kepada pasien rawat inap yang beragama Islam. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat layanan spiritual bagi pasien selama masa perawatan, sekaligus menunjukkan bahwa zakat tidak hanya menyentuh aspek ekonomi, tetapi juga sosialkeagamaan.
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Ulin Nur Hafsun menyampaikan apresiasi dan peran aktif Kemenag Kota Surakarta dalam mengawal kegiatan ini.
“Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta selalu berkomitmen untuk menjadi mitra strategis BAZNAS dalam memberikan pendampingan dan memastikan setiap penyaluran zakat tepat sasaran. Kami juga berperan aktif dalam memberikan pemberitaan kegiatan ini secara transparan kepada publik, sehingga masyarakat luas mengetahui manfaat nyata dari pengelolaan zakat yang profesional dan akuntabel,” ujar Ahmad Ulin Nur Hafsun.
Infaq atau sedekah yang terus mengalir, menurutnya, akan semakin berdampak jika didukung oleh publikasi dan edukasi berkelanjutan dimana Kemenag mengambil peran di dalamnya. (rmd)





















