Surakarta (Humas) – Dalam semangat memperingati Hari Pendidikan Nasional 2026, Kementerian Agama menyampaikan dukungan dan apresiasi atas berbagai kegiatan inspiratif yang diselenggarakan oleh madrasah, salah satunya di MTs Muhammadiyah Surakarta. Mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, rangkaian kegiatan yang digelar menjadi wujud nyata kontribusi madrasah dalam membangun pendidikan yang holistik dan berkarakter.
Peringatan Hardiknas di MTs Muhammadiyah Surakarta diawali dengan pelaksanaan sholat dhuha berjamaah di Masjid Ar Rohmah, dilanjutkan dengan upacara bendera yang berlangsung khidmat di halaman kampus pada Sabtu (2/5/2026). Upacara yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut melibatkan siswa kelas VIII sebagai petugas, serta diisi amanat Kepala Madrasah, Mar’atus Sholikah Isnaini, yang menekankan pentingnya keseimbangan antara adab, ilmu, dan kreativitas dalam proses pendidikan.
Momentum upacara juga semakin bermakna dengan pemberian apresiasi kepada siswa berprestasi, yakni Ananda Arkaan dan Al Baihaqi yang meraih juara 3 dalam ajang Popda cabang olahraga voli pasir.
Kegiatan dilanjutkan dengan Hardiknas Student Talent Show yang menjadi ruang ekspresi bagi siswa untuk menampilkan berbagai potensi non-akademik. Beragam penampilan ditampilkan dengan penuh antusias, mulai dari drama musikal bertema kehidupan belajar di kelas, cosplay tokoh-tokoh nasional seperti Ir. Soekarno, Ki Hajar Dewantara, B.J. Habibie hingga Presiden dan Wakil Presiden terpilih, demonstrasi bela diri Tapak Suci, tari kreasi, hingga pementasan cuplikan film Laskar Pelangi yang sarat pesan optimisme.
Kementerian Agama menilai kegiatan semacam ini mencerminkan keberhasilan madrasah dalam mengintegrasikan pendidikan karakter, penguatan adab, serta pengembangan bakat dan kreativitas siswa. Madrasah tidak hanya menjadi pusat pembelajaran keagamaan, tetapi juga ruang tumbuhnya generasi yang percaya diri, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kota Surakarta, Rifhamdani Agam menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut. “Peringatan Hari Pendidikan Nasional yang dikemas secara kreatif seperti ini menunjukkan bahwa madrasah mampu menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga membangun karakter dan potensi peserta didik secara menyeluruh. Ini sejalan dengan semangat Ki Hajar Dewantara yang menempatkan pendidikan sebagai proses memerdekakan manusia,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan di seluruh madrasah. “Kami berharap inovasi-inovasi seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi madrasah lainnya untuk terus berkreasi, menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan, serta mencetak generasi yang unggul, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tambahnya.
Melalui kolaborasi kegiatan upacara dan Student Talent Show, MTs Muhammadiyah Surakarta telah menunjukkan komitmennya dalam menghidupkan nilai-nilai perjuangan Ki Hajar Dewantara. Kementerian Agama pun menegaskan dukungannya agar semangat ini terus tumbuh di seluruh madrasah sebagai bagian dari upaya mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua. (hfdz/my)



















