Kota Surakarta (Humas) – Raudhatul Athfal (RA) Miftahul Jannah Kota Surakarta menyemarakkan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 dengan menggelar kegiatan bertajuk Panggung Ceria Hari Anak Nasional di Aula Kelas Atas pada Kamis (23/7/2026). Kegiatan ini dirancang sebagai wadah bagi anak usia dini untuk mengasah keberanian tampil, mengekspresikan diri, serta menunjukkan potensi unggul yang mereka miliki sejak dini, sejalan dengan visi pendidikan nasional yang berpusat pada anak.
Acara dibuka dengan sambutan penuh inspirasi dari Kepala RA Miftahul Jannah Farida Andriani. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa setiap anak terlahir dengan keistimewaan dan potensi yang berbeda-beda. Melalui pentas seni ini, sekolah tidak hanya menghadirkan pengalaman menyenangkan, tetapi juga membangun fondasi percaya diri yang kokoh. “Setiap anak adalah pribadi yang istimewa. Tugas kita sebagai pendidik adalah memberikan ruang agar mereka berani mencoba, berani tampil, dan terus berkembang sesuai potensi yang Allah titipkan,” ujar Farida saat membuka kegiatan di hadapan para guru dan peserta didik.
Suasana aula semakin meriah sebelum pemaparan bakat individu dimulai. Seluruh kelas secara bergantian menampilkan gerak dan lagu bersama yang diiringi semangat luar biasa. Anak-anak mengikuti setiap koreografi dengan lincah dan penuh ceria, menciptakan atmosfer belajar yang menggembirakan sekaligus mempererat kebersamaan antarteman.

Memasuki sesi inti, para peserta tampil secara bergiliran membawakan lagu-lagu bertema edukatif dan nasionalisme di atas panggung. Meskipun sebagian kecil anak masih terlihat ragu dan malu-malu di awal penampilan, seluruh peserta menunjukkan upaya maksimal dengan dukungan penuh dari guru serta sorak semangat teman-teman. Tepuk tangan bergemuruh setiap kali penampilan usai, menjadi energi positif yang mendorong keberanian mereka.
Kegiatan ini melibatkan 55 peserta didik dari total 61 siswa RA Miftahul Jannah Surakarta. Tingkat partisipasi yang tinggi ini mencerminkan antusiasme warga sekolah dalam memaknai Hari Anak Nasional sebagai momentum pembentukan karakter berani, ekspresif, dan bertanggung jawab. Setiap anak tampil dengan ciri khasnya masing-masing, menunjukkan bahwa proses belajar menghargai penampilan diri sama pentingnya dengan hasil akhir.
Sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras dan keberanian anak-anak, dewan juri yang terdiri dari guru dan perwakilan komite sekolah menetapkan dua peserta terbaik dari setiap kelas. Penilaian mencakup aspek keberanian tampil, penguasaan lagu, ekspresi wajah, serta penampilan secara keseluruhan. Tak hanya itu, seluruh peserta juga menerima reward kecil sebagai simbol apresiasi atas semangat mereka dalam memeriahkan peringatan Hari Anak Nasional di lingkungan madrasah.
Melalui gelaran Panggung Ceria ini, RA Miftahul Jannah Surakarta berharap anak-anak semakin tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, berani mengekspresikan gagasan, dan terus mengasah bakat yang dimiliki. Sekolah berkomitmen menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan sebagai wujud nyata dukungan terhadap tumbuh kembang anak secara holistik. Sejalan dengan tema nasional, kegiatan ini pun menggaungkan semangat: “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045.” (frd/rmd)






















