Surakarta (Humas) – Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kebersihan rumah ibadah mewarnai pelaksanaan GEBER MAS (Gerakan Bersih Masjid) di Kota Surakarta. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak pada Senin (10/8/2026), dengan melibatkan ASN Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta bersama masyarakat setempat.
GEBER MAS menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian bersama terhadap kebersihan dan kenyamanan masjid. Para ASN Kemenag Kota Surakarta bersama warga bahu-membahu membersihkan dan menata lingkungan masjid, mulai dari halaman, ruang ibadah, hingga lingkungan sekitar masjid.
Sebanyak delapan masjid menjadi lokasi pelaksanaan GEBER MAS, yaitu Masjid Muthoyyib Sondakan Laweyan, Masjid Al Huda Kerten Laweyan, Masjid Al Mubarokah Stabelan Banjarsari, Masjid Baiturrahman Ledoksari Jebres, Masjid Muttaqin Gabudan Pasarkliwon, Masjid Al-Furqon Danusuman Serengan, Masjid Agung Kasunanan Surakarta, dan Masjid Al Wustho Mangkunegaran Surakarta.
Pelaksanaan GEBER MAS di sejumlah masjid berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. ASN dan masyarakat saling membantu membersihkan berbagai bagian masjid. Ada yang menyapu halaman, membersihkan lantai, merapikan lingkungan, hingga menata area masjid agar lebih bersih dan nyaman bagi jamaah.
Salah satu lokasi pelaksanaan GEBER MAS adalah Masjid Thoyyibah, Sondakan, Laweyan. Ketua Takmir Masjid Thoyyibah, Joko Sarjono, menyambut positif pelaksanaan gerakan tersebut. Menurutnya, GEBER MAS merupakan gerakan yang memberikan manfaat langsung dan mendapat sambutan baik dari masyarakat.
“Gerakan bersih masjid ini merupakan gerakan yang sangat positif dan sangat diterima oleh warga. Kami merasa senang karena masyarakat bisa ikut terlibat dan bersama-sama menjaga kebersihan masjid,” ujar Joko.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta yang telah menggagas dan menggerakkan kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran ASN Kemenag bersama masyarakat memberikan semangat tersendiri bagi pengurus dan jamaah untuk terus menjaga kebersihan masjid.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta atas terselenggaranya kegiatan ini. Semoga GEBER MAS tidak hanya dilakukan sekali, tetapi bisa menjadi gerakan yang terus berlanjut dan menjadi kebiasaan bersama,” lanjutnya.
Joko berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak nyata terhadap kenyamanan jamaah. Masjid yang bersih dan tertata, menurutnya, akan membuat masyarakat semakin nyaman untuk datang dan beribadah.
“Harapannya, dengan adanya gerakan ini masjid menjadi lebih bersih, lebih nyaman, dan masyarakat semakin senang datang ke masjid untuk beribadah maupun mengikuti berbagai kegiatan keagamaan,” tuturnya.
Melalui GEBER MAS, Kementerian Agama Kota Surakarta berharap semangat membersihkan dan merawat masjid tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan serentak. Lebih dari itu, gerakan tersebut diharapkan tumbuh menjadi kebiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan oleh masyarakat di lingkungan masing-masing.(Za)
Knowledge Transfer Guru Sejarah MAN 1 Ke Guru Ekonomi Jateng, Optimalisasi Ajakan Untuk Semakin Kreatif
Kota Surakarta (Humas) - Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) memberikan peluang baru bagi guru untuk mengembangkan pembelajaran yang lebih...
Selanjutnya











