Kota Surakarta (Humas) – Prestasi kembali ditorehkan Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Surakarta dalam ajang Apresiasi Kinerja Satker Mitra KPPN Surakarta atau Arjuna Awards yang digelar pada Kamis (9/4/2026). Kali ini, Kankemenag Kota Surakarta tidak hanya meraih satu, melainkan dua penghargaan sekaligus. Capaian ini menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukanlah yang pertama didapatkan, mengingat dalam tiga tahun terakhir Kankemenag Kota Surakarta telah lebih dari tiga kali membawa pulang trofi serupa dari KPPN Surakarta. Hal tersebut menunjukkan konsistensi pengelolaan keuangan dan implementasi sistem digital yang baik.
Penghargaan pertama yang berhasil diraih Kankemenag Kota Surakarta adalah sebagai peringkat kedua Satker dengan Implementasi Digipay Terbaik kategori UP Kecil. Prestasi kedua sekaligus membanggakan adalah sebagai peringkat ketiga Satker dengan Kecepatan Penyelesaian LPJ Bendahara yang Berkualitas kategori Pagu Besar Semester II Tahun Anggaran 2025. Dua penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa sistem tata kelola keuangan di lingkungan Kankemenag Kota Surakarta terus mengalami peningkatan signifikan, terutama dalam adaptasi teknologi pembayaran digital dan akuntabilitas laporan pertanggungjawaban.

Penghargaan untuk Kankemenag Kota Surakarta hari ini diterima langsung oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha Bagus Sigit Setiawan, dan diserahkan langsung oleh Kepala KPPN Surakarta, Eko Budiyanto. Momen serah terima penghargaan berlangsung khidmat dalam acara yang juga dihadiri puluhan satuan kerja (satker) mitra KPPN Kota Surakarta. Kehadiran Bagus Sigit Setiawan mewakili Kepala Kankemenag Kota Surakarta Ahmad Ulin Nur Hafsun selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) menunjukkan keseriusan jajaran dalam menjalin sinergi positif dengan KPPN sebagai mitra strategis pengelola kas negara.
Tidak hanya Kankemenag, jajaran satker di bawah naungan Kankemenag Kota Surakarta juga turut membawa pulang penghargaan dalam Arjuna Awards 2026. MAN 1 Surakarta menjadi penyumbang prestasi terbanyak dengan meraih lima penghargaan sekaligus, yakni peringkat dua Penghargaan Pencapaian Nilai IKPA Sempurna kategori Pagu Kecil, peringkat dua Akurasi Deviasi Halaman III DIPA Terbaik kategori Pagu Kecil, peringkat dua Implementasi Digipay Terbaik kategori UP Sedang, peringkat dua Kecepatan Pemenuhan Kualitas Data Terbit SHR kategori Pagu Kecil, serta peringkat satu Penghargaan KPA dan PPK Terbaik.

Dari jenjang madrasah tsanawiyah, MTs N 1 Surakarta berhasil meraih peringkat Satu Penghargaan Kecepatan Pemenuhan Kualitas Data Terbit SHR kategori Pagu Kecil, sementara MTs N 2 Surakarta menyabet peringkat Tiga untuk kategori yang sama. Prestasi beruntun dari satker pendidikan ini menunjukkan bahwa pembinaan yang dilakukan Kankemenag Kota Surakarta kepada seluruh madrasah di wilayahnya berjalan efektif. Hal ini pula yang menjadi alasan mengapa Kankemenag Kota Surakarta kerap meraih penghargaan dan menjadi rujukan percontohan bagi daerah lain dalam pengelolaan keuangan satker.
Kepala MAN 1 Surakarta Ahmad Wardimin dalam sambutannya menyampaikan testimoni sebagai mitra KPPN dengan penuh semangat. Ahmad Wardimin menyampaikan, “Kami siap sedia mengikuti segala kebijakan dari KPPN. Seperti halnya Digipay yang rencananya akan ada peralihan, kami siap mengimplementasikannya.” Pernyataan ini menjadi bukti bahwa komitmen untuk terus beradaptasi dengan kebijakan KPPN telah mengakar kuat di seluruh jajaran Kankemenag dan madrasah di Surakarta.

Keseluruhan rangkaian Arjuna Awards ditutup dengan pesan strategis oleh Eko Budiyanto. Dalam amanatnya, ia mengapresiasi seluruh satker yang telah berkinerja optimal yang dinilai konsisten dalam menjaga kualitas data, kecepatan pelaporan, serta akurasi deviasi halaman DIPA. Eko Budiyanto juga mengingatkan bahwa ke depan transformasi digital di lingkungan perbendaharaan akan semakin masif.
Dengan koleksi penghargaan yang sudah lebih dari tiga kali dalam beberapa tahun terakhir, Kankemenag Kota Surakarta membuktikan diri bukan sekadar penerima apresiasi sesaat, melainkan mitra sejati KPPN yang terus berinovasi. Prestasi ini sekaligus menjadi modal moral untuk menyongsong implementasi kebijakan keuangan yang lebih digital dan akuntabel di masa mendatang. Harapannya capaian tersebut memantik semangat satker lain untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan negara. (rmd)


(Dokumentasi oleh Humas Kemenag dan MAN 1 Surakarta)




















