Surakarta (Humas) – Tes Uji Kompetensi bagi calon kepala madrasah dan kepala tata usaha madrasah di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah resmi dibuka di Gedung MAN 1 Surakarta, Selasa (13/10/2026). Kegiatan ini diikuti 195 peserta yang terdiri atas 150 calon kepala madrasah dan 45 calon kepala tata usaha madrasah.
Kepala Bagian Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Hidayat Masykur, dalam laporannya menyampaikan bahwa proses seleksi calon kepala madrasah telah melalui tahapan penyaringan yang cukup ketat. Dari sekitar 350 pendaftar, sebanyak 150 peserta dinyatakan lolos untuk mengikuti tes uji kompetensi.
Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan ini juga berkaitan dengan kebutuhan pengisian jabatan kepala madrasah di lingkungan Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah. Hingga akhir tahun, terdapat kebutuhan pengisian jabatan kepala madrasah sebanyak 20 orang.
Rangkaian uji kompetensi dilaksanakan melalui tes berbasis komputer atau Computer Assisted Test (CAT) dan wawancara. Kedua tahapan tersebut menjadi bagian dari proses penilaian untuk mengukur kompetensi para peserta sesuai dengan jabatan yang akan diemban.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Saiful Mujab, dalam arahannya meminta seluruh peserta untuk mengikuti asesmen dengan optimistis dan percaya pada kemampuan diri sendiri.
“Harus optimistis. Asesmen ini merupakan bagian yang harus dilewati. Untuk menduduki jabatan, kita harus melakukan asesmen,” tegas Saiful Mujab.
Ia menjelaskan bahwa asesmen tersebut bersifat terbuka dan menjadi sarana untuk mengukur kompetensi masing-masing peserta, terutama kemampuan manajerial, pemahaman kebijakan, serta profesionalitas dalam mengelola berbagai urusan madrasah.
“Percayalah pada diri sendiri. Karena kemampuan diri sendiri yang akan diukur, agar kita bisa mendapatkan nilai sesuai standar kemampuan Bapak dan Ibu,” pesannya kepada para peserta.
Menurutnya, para peserta perlu mengikuti setiap tahapan dengan penuh keyakinan, mempersiapkan diri secara maksimal, serta menunjukkan kompetensi yang dimiliki. Proses asesmen diharapkan dapat menjadi instrumen untuk memperoleh calon pemimpin dan pengelola tata usaha madrasah yang kompeten dan profesional.
Pembukaan kegiatan ditandai dengan ajakan Saiful Mujab kepada seluruh peserta untuk menyatakan kesiapan mengikuti rangkaian asesmen. Dengan membaca Bismillahirrahmanirrahim, tes uji kompetensi calon kepala madrasah dan kepala tata usaha madrasah di Jawa Tengah secara resmi dimulai.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah terus mendorong penguatan kualitas sumber daya manusia madrasah guna mendukung tata kelola pendidikan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan. (Za)
MAPSI 2026 Surakarta Resmi Digelar, Targetkan Pertahankan Juara Umum di Tingkat Provinsi
Surakarta (Humas) – KKG PAI SD Kota Surakarta menyelenggarakan Lomba MAPSI Tk.Kota bertempat di SDN Mojosongo 5 Surakarta (13/10/2026). Seremoni...
Selanjutnya




















