Surakarta (Humas) – Rangkaian kegiatan Golek Garwo Edisi #4 berlanjut pada hari kedua, Minggu (11/10/2026), di Mezanin Masjid Raya Sheikh Zayed, Kota Surakarta. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta bersama Masjid Raya Sheikh Zayed, Forum Ta’aruf Indonesia (FORTAIS), dan MAVI ini menjadi wadah bagi laki-laki dan perempuan lajang untuk saling mengenal dengan niat serius membangun rumah tangga sesuai tuntunan agama.
Direktur Masjid Raya Sheikh Zayed, Munajat, menyampaikan bahwa Golek Garwo bukan sekadar kegiatan mempertemukan calon pasangan, melainkan juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menjalankan salah satu sunah Rasulullah SAW melalui ikhtiar menuju pernikahan.
“Golek Garwo Edisi #4 ini merupakan panggilan untuk mengikuti sunah Rasulullah SAW. Oleh karena itu, para peserta yang hadir hendaknya memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Luruskan niat, bersungguh-sungguh dalam mencari pasangan, dan jadikan ikhtiar ini sebagai bagian dari upaya membangun rumah tangga yang diridai Allah SWT,” ungkap Munajat.
Ia berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan para peserta untuk saling mengenal dengan baik, mempertimbangkan kecocokan, serta memantapkan niat menuju jenjang pernikahan.

Dalam rangka memberikan penguatan spiritual kepada peserta, kegiatan hari kedua juga menghadirkan Nur Utomo Bayu Aji, Penghulu Ahli Pertama pada Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Banjarsari, yang memberikan motivasi tentang ikhtiar menjemput jodoh dalam perspektif Islam.
Dalam penyampaiannya, Bayu Aji mengajak peserta untuk senantiasa melibatkan Allah SWT dalam setiap langkah dan usaha mencari pasangan hidup. Ia menekankan tiga hal penting yang perlu diperhatikan dalam menjalani ikhtiar tersebut.
Pertama, meniatkan ikhtiar mencari jodoh untuk mengharapkan rida Allah SWT. Menurutnya, niat yang baik menjadi landasan penting dalam membangun hubungan yang mengarah pada pernikahan dan kehidupan rumah tangga yang diberkahi.
Kedua, memperbanyak istigfar atau memohon ampun kepada Allah SWT. Peserta diajak untuk senantiasa memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada-Nya. Dengan memperbanyak istigfar, umat Islam berharap Allah memberikan kemudahan dalam setiap niat dan usaha baik yang dijalankan.
Ketiga, memperbanyak doa dan memohon kepada Allah SWT sebagai Zat Yang Maha Pemberi Rezeki. Bayu Aji mengingatkan bahwa jodoh merupakan bagian dari rezeki yang patut diikhtiarkan dengan sungguh-sungguh, disertai doa, kesabaran, dan tawakal kepada Allah SWT.
Melalui motivasi tersebut, peserta diharapkan tidak hanya berfokus pada upaya menemukan pasangan yang sesuai dengan kriteria, tetapi juga mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik sebelum memasuki kehidupan berumah tangga.
Pelaksanaan Golek Garwo Edisi #4 hari kedua menjadi bagian dari komitmen Kementerian Agama Kota Surakarta bersama para mitra dalam memfasilitasi masyarakat yang ingin membangun rumah tangga melalui proses perkenalan yang terarah dan berlandaskan nilai-nilai agama.
Diharapkan, kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi para peserta serta membuka jalan menuju pernikahan yang diridai Allah SWT dan terwujudnya keluarga sakinah, mawaddah, warahmah. (Za)



















