Kegiatan Open House Paskah digelar pada Sabtu, (11/042026) di Gereja Katolik St. Perawan Maria Regina, Purbowardayan. Kegiatan ini menghadirkan Uskup Agung Robertus Rubiyatmoko serta dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta Ahmad Ulin Nur Hafsun dan Wali Kota Surakarta Respati Ardi, bersama unsur Forkopimda, tokoh lintas agama, serta umat Katolik di wilayah Kevikepan Surakarta.
Dalam sambutannya, Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, mengajak seluruh tokoh agama untuk terus memperkuat peran pembinaan keagamaan, khususnya bagi generasi muda.
“Saya mengajak para tokoh agama lintas agama untuk lebih giat lagi berdakwah di usia-usia pelajar yang nantinya untuk masa depan kita bersama. Orang yang beriman, orang yang beragama, saya meyakini mempunyai kedamaian yang luar biasa,” ujarnya.
Sementara itu, Uskup Agung Semarang, Mgr. Robertus Rubiyatmoko, menyampaikan bahwa kegiatan Open House Paskah ini menjadi sarana bagi uskup untuk lebih dekat dengan umat.
“Open house ini pertama ditujukan agar Uskup dapat menyapa umat yang berada di Kevikepan, sehingga umat tidak perlu datang ke Semarang,” jelasnya.
Ia juga menegaskan makna Paskah sebagai inti iman umat Kristiani, khususnya Katolik. “Paskah merupakan pesta iman yang terbesar bagi umat Kristen, terkhusus umat Katolik, karena Yesus bangkit dan dengan kebangkitan-Nya, umat diselamatkan dari maut serta turut bangkit bersama dengan Yesus,” imbuhnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta, Ahmad Ulin Nur Hafsun, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang sarat nilai kebersamaan ini.
“Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada segenap panitia dan umat Kristiani Kevikepan Surakarta atas terselenggaranya kegiatan Open House Paskah ini dengan penuh kebersamaan, keterbukaan, dan semangat persaudaraan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen Kementerian Agama dalam menjaga harmoni antarumat beragama melalui dialog dan kolaborasi.
“Kementerian Agama Kota Surakarta berkomitmen untuk terus mendorong terciptanya ruang-ruang dialog, silaturahmi, dan kolaborasi lintas iman sebagai bagian dari upaya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” tegasnya.
Menutup sambutannya, ia berharap semangat Paskah dapat membawa dampak positif bagi seluruh masyarakat. “Semoga semangat Paskah membawa kedamaian, kebahagiaan, dan keberkahan bagi seluruh umat, serta semakin memperkokoh persaudaraan di antara kita semua,” pungkasnya.
Kegiatan Open House Paskah ini diselenggarakan dalam tiga sesi untuk mengakomodasi kehadiran peserta. Sesi pertama dimulai pukul 08.30 WIB dan dihadiri oleh Wali Kota Surakarta, Forkopimda, Muspika Jebres, tokoh agama lintas agama, kongregasi biara, serta perwakilan gereja Katolik di rayon Kota Surakarta. Sesi kedua pada pukul 10.00 WIB diikuti oleh para pengurus komisi di Kevikepan Surakarta serta gereja-gereja Katolik dari wilayah yang lebih jauh. Sementara sesi ketiga pada pukul 11.30 WIB dihadiri oleh gereja-gereja yang berada di sekitar Kota Surakarta. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat toleransi, persaudaraan, dan kerukunan antarumat beragama di Kota Surakarta semakin kokoh dan berkelanjutan. (Fpt/Za)



















