Surakarta (Humas) — MTs Negeri Surakarta 1 kembali menorehkan prestasi gemilang pada ajang CRESCENTA (Competition and Creation of Science and Technology for Modern Science Application) yang digelar di MAN 1 Surakarta (06/09/2026). Sejumlah siswa dan siswi terpilih mewakili madrasah dalam berbagai cabang lomba yang memperebutkan gelar juara dalam kompetisi tahunan bidang sains dan teknologi untuk pelajar SMP/MTs sederajat tingkat Jawa-Bali tersebut.
CRESCENTA tahun ini mengangkat tema “Empowering Scientific Innovation and Technology as Catalysts for Transformative Civilization”, yang menegaskan peran inovasi ilmiah dan teknologi sebagai pendorong perubahan positif dalam peradaban. Tema tersebut menjadi pemantik semangat bagi peserta untuk tidak hanya berlomba meraih prestasi, tetapi juga menggali kreativitas dan kemampuan berpikir kritis dalam menerapkan ilmu pengetahuan pada kehidupan sehari-hari.
Panitia menyelenggarakan serangkaian kegiatan kompetitif yang dimulai dari babak penyisihan hingga berlanjut ke babak final. Peserta dari MTs Negeri Surakarta 1 mengikuti berbagai bidang lomba yang dipertandingkan, antara lain Olimpiade IPA, Olimpiade Matematika, robotik maze solving, robosoccer, proyek inovasi, esai, dan Lomba Cerdas Cermat (LCC). Banyaknya bidang yang dipertandingkan dimaksudkan untuk menjadi wadah komprehensif dalam mengeksplorasi bakat serta minat peserta tanpa batas, sehingga setiap siswa dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya di arena yang sesuai.
Di antara semua cabang lomba, persaingan paling ketat terlihat pada Lomba Cerdas Cermat. Pada babak penyisihan, para peserta menunjukkan keseriusan tinggi; mereka menjawab pertanyaan dengan cepat dan tepat melalui strategi tim yang matang demi meraih tiket menuju babak final. Suasana ruangan penuh ketegangan sekaligus antusiasme, didukung oleh guru pembimbing yang terus memberikan suntikan moral dan arahan strategi menjelang pertandingan.
“Yang paling berkesan itu saat final. Saya sempat takut tidak lolos. Di final itu ada pertanyaan wajib dan pertanyaan lemparan. Tim saya poinnya paling sedikit, tapi waktu sesi rebutan, kami langsung naik ke posisi ketiga,” ucap Azzam, salah satu peserta bidang Lomba Cerdas Cermat.
Selain memperebutkan piala dan penghargaan, CRESCENTA juga menjadi ajang penting untuk memperluas relasi antarsekolah dan bertukar pengalaman. Peserta berkesempatan belajar dari rekan seangkatan yang memiliki metode dan pendekatan berbeda dalam memecahkan masalah sains dan teknologi. Kegiatan ini juga diisi dengan pameran proyek inovasi, di mana beberapa tim memperkenalkan gagasan dan prototipe yang berpotensi dikembangkan lebih lanjut menjadi solusi nyata di masyarakat.
Upaya dan kerja keras yang dilakukan oleh kontingen MTs Negeri Surakarta 1 membuahkan hasil yang sangat membanggakan. Berdasarkan hasil pengumuman panitia, berikut adalah rincian capaian medali yang berhasil diraih oleh siswa-siswi MTs Negeri Surakarta 1:
* Juara 2 Olimpiade IPA: Muhammad Fadli Al Mousavi (9 SAINS 5)
* Juara 2 Proyek Inovasi: Nazifa Larasati (9 SAINS 6) dan Fathiin Ganendra Javas (8 SAINS 6)
* Juara 3 Proyek Inovasi: Keisha Bellvania Az-Zahra (9 SAINS 1) dan Fathi Dhiya Ghaitsa (9 SAINS 1)
* Juara 3 Lomba Cerdas Cermat (LCC): Khoirul Azzam (8 SAINS 6), M. Shevasya Z. (8 SAINS 6), dan Naufal Fayyadh Rijal (9 SAINS 6)
* Juara Harapan 1 Lomba Cerdas Cermat (LCC): Afifah Salsabila Az-Zahra (9 SAINS 1), Ghayda Mishel Malayeka (9 SAINS 1), dan Naurah Adara Nur Annisa (9 SAINS 6)
* Juara Harapan 2 Olimpiade Matematika: Naura Maritza Setya Rizky (9 SAINS 2)
Akumulasi kejuaraan tersebut berhasil mengantarkan MTs Negeri Surakarta 1 sebagai Juara Umum CRESCENTA 2026.
“Sangat bangga sekali, apalagi bisa meraih juara umum. Kebetulan untuk cerdas cermat itu ada dua tim, ada yang ikut secara mandiri dan ada juga yang diajukan oleh madrasah. Predikat juara umum ini berhasil diraih tidak hanya berkat anak-anak yang ditunjuk oleh madrasah, tetapi juga kontribusi dari anak-anak yang berinisiatif ikut secara mandiri,” ujar Anggun selaku guru pembimbing.
Pengalaman di ajang ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi seluruh siswa-siswi lainnya untuk terus berinovasi, belajar, dan berkompetisi secara sehat. Ke depan, pihak madrasah berencana untuk terus meningkatkan program pembinaan sains dan teknologi agar semakin banyak siswa yang dapat mencetak prestasi di kompetisi serupa. (dna/my)
















