Surakarta (Humas)— Suasana classmeeting di MTs SA Al Islam Jamsaren pada Kamis (19/06/2026) terasa istimewa dengan kehadiran Wali Kota Surakarta, Respati Ardianto. Kunjungan tersebut menjadi perhatian para siswa dan guru yang tengah mengikuti berbagai perlombaan dalam rangka kegiatan pascaasesmen semester.
Kedatangan Wali Kota disambut hangat oleh keluarga besar madrasah. Dalam kesempatan tersebut, beliau berkeliling meninjau pelaksanaan perlombaan sekaligus berinteraksi langsung dengan para peserta. Salah satu momen yang menarik perhatian terjadi saat Wali Kota berdialog dengan Fadli, peserta lomba Story Telling Bahasa Inggris. Dengan penuh percaya diri, Fadli memperkenalkan diri dan menunjukkan kemampuan berbahasa Inggris yang dimilikinya di hadapan Wali Kota.

Wali Kota Surakarta menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan classmeeting yang tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pengembangan potensi peserta didik. Menurutnya, kegiatan seperti pidato Bahasa Indonesia dan story telling Bahasa Inggris merupakan langkah positif dalam meningkatkan kemampuan multibahasa siswa sejak usia dini. “Kegiatan seperti ini sangat baik karena memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan berbahasa, baik Bahasa Indonesia maupun bahasa asing. Kemampuan komunikasi menjadi salah satu bekal penting bagi generasi muda untuk menghadapi tantangan di masa depan,” ujarnya. Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan sebagai bagian dari upaya mencetak generasi yang berkarakter, percaya diri, serta memiliki daya saing global.
Kepala MTs SA Al Islam Jamsaren, Faizul Kirom menyambut baik kunjungan tersebut dan menilai kehadiran Wali Kota menjadi motivasi tersendiri bagi para siswa. Menurutnya, perhatian pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan akan semakin mendorong semangat peserta didik untuk terus berprestasi dan mengembangkan kemampuan diri. Classmeeting MTs SA Al Islam Jamsaren sendiri merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setelah asesmen semester. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan bakat, minat, serta potensi peserta didik di bidang akademik maupun nonakademik melalui berbagai perlombaan yang edukatif, kompetitif, dan menghibur.
Pada tahun ini, madrasah menyelenggarakan beberapa cabang perlombaan, yaitu Tahfiz dan Tartil Al-Qur’an, Pidato Bahasa Indonesia, Story Telling Bahasa Inggris, Lomba Cerdas Cermat (LCC), dan Lomba Cerdas Cermat Islam (LCCI). Seluruh kegiatan diikuti siswa dengan antusias sebagai wadah untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus melatih rasa percaya diri, kreativitas, dan semangat berkompetisi secara sehat.
Perlombaan Tahfiz dan Tartil Al-Qur’an menjadi salah satu cabang yang menarik perhatian karena menampilkan kemampuan siswa dalam membaca dan menghafalkan Al-Qur’an dengan baik dan benar. Sementara itu, lomba pidato Bahasa Indonesia menjadi sarana bagi peserta untuk mengasah keterampilan berbicara di depan umum dan menyampaikan gagasan secara komunikatif.
Tidak kalah menarik, lomba Story Telling Bahasa Inggris menghadirkan berbagai penampilan siswa dengan pengucapan, ekspresi, dan penghayatan yang baik. Adapun pada cabang LCC dan LCCI, peserta diuji kemampuan berpikir cepat, kerja sama tim, serta penguasaan materi pengetahuan umum dan keislaman dalam suasana kompetisi yang berlangsung seru dan penuh semangat.
Melalui kegiatan ini, MTs SA Al Islam Jamsaren berharap dapat terus menghadirkan program-program yang mendukung pembentukan generasi unggul, berprestasi, serta memiliki kemampuan akademik, keagamaan, dan kebahasaan yang seimbang. Kehadiran Wali Kota Surakarta menjadi penguat bahwa upaya tersebut mendapat perhatian dan dukungan dari berbagai pihak. (amr/my)
















