Surakarta (Humas) — Dalam rangka memperkuat kemandirian dan kapasitas kepemimpinan siswa, Gugus Depan Pramuka MTsN Surakarta 1 sukses menyelenggarakan kegiatan Gladian Pemimpin Regu (Pinru) pada Sabtu–Minggu, (24–25/01/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh anggota Dewan Penggalang beserta pembina dan guru pendamping, dengan lokasi kegiatan di kawasan Malioboro Yogyakarta dan SDN Mayang, Gatak, Sukoharjo.
Acara resmi dibuka oleh Kepala MTsN Surakarta 1, Nurul Qomariyah. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya pembentukan karakter disiplin bagi calon pemimpin regu sebelum mengemban tugas dalam kegiatan kemah bakti mendatang. ”Seorang pemimpin regu bukan sekadar memakai tanda jabatan, tapi ia adalah teladan dalam kedisiplinan dan tanggung jawab. Melalui Gladian Pinru ini, saya ingin kalian mengasah mental agar tidak mudah menyerah saat menghadapi kendala di lapangan nanti,” ujar Nurul Qomariyah.
Rombongan berangkat dari Madrasah menuju Yogyakarta dengan memanfaatkan moda transportasi publik KRL melalui Stasiun Balapan. Penggunaan transportasi publik ini dipilih sebagai sarana edukasi bagi peserta untuk beradaptasi dengan sistem transportasi umum yang modern dan tertib. Meskipun perjalanan pulang sempat mengalami kendala teknis berupa gangguan pada jaringan listrik akibat cuaca yang menyebabkan keterlambatan selama dua jam, seluruh peserta menunjukkan ketenangan dan kedisiplinan tinggi hingga tiba di tujuan dengan selamat.
Agenda di Yogyakarta meliputi berbagai penugasan kreatif, seperti Interaksi Global seperti foto bersama wisatawan asing, Wawancara dengan berinteraksi dengan warga lokal untuk melatih keberanian berkomunikasi, Kreativitas Digital diisi dengan pembuatan vlog video dari hasil penugasan dan yel-yel, dan Wisata Religi dengan kunjungan edukasi ke Masjid Gedhe Kauman.
Setelah dari Yogyakarta, peserta melanjutkan perjalanan menuju lokasi perkemahan di SDN Mayang Gatak untuk menerima materi inti. Guna meningkatkan kompetensi manajerial, panitia menghadirkan pemateri dari Racana Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Salah satu pemateri dari Racana UMS, Muhammad Ashar Anas menyampaikan pentingnya kemampuan adaptasi bagi seorang pemimpin muda. ”Kepemimpinan itu dimulai dari kemampuan mengelola diri sendiri sebelum mengelola orang lain. Kami membekali adik-adik dengan teknik problem solving agar mereka tidak panik saat regunya menghadapi masalah, serta public speaking agar instruksi yang mereka berikan jelas dan dapat diterima dengan baik oleh anggotanya,” ungkapnya.
Selain materi teknis, kegiatan juga diisi dengan pembinaan mental spiritual melalui tadarus Alquran serta penguatan fisik melalui senam pagi dan outbound pada hari kedua. Salah satu pembina pendamping, Kak Faul, menyatakan bahwa Gladian Pinru ini dirancang untuk menumbuhkan rasa kekeluargaan dan kepercayaan diri peserta dalam mengambil keputusan. Melalui kegiatan ini, pihak madrasah berharap para anggota Dewan Penggalang memiliki kesiapan mental dan manajerial yang matang dalam menjalankan roda organisasi kepramukaan di lingkungan MTsN Surakarta 1. (diana/my)




















