Kota Surakarta (Humas) – Masih dalam rangkaian kegiatan Kamis (10/09/2026) pagi, Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta menggandeng Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Banyuanyar untuk menggelar layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi pegawai. Layanan ini berlangsung di Aula R. Oesman Pudjotomo dan menjadi pelengkap giat ekoteologi yang telah dilaksanakan sebelumnya. Sinergi antara program keagamaan, lingkungan, dan kesehatan ini menunjukkan pendekatan yang holistik dalam membangun kesejahteraan ASN.
CKG yang digelar pagi ini memberikan rangkaian layanan pemeriksaan yang cukup lengkap. Mulai dari penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemeriksaan tensi, cek gula darah, kolesterol, asam urat hingga pemeriksaan fungsi organ (hati dan ginjal). Seluruh pegawai yang hadir tampak memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengetahui kondisi kesehatan masing-masing. Layanan ini menjadi bentuk perhatian institusi terhadap kesehatan para pegawainya.
Kehadiran Puskesmas Banyuanyar dalam kegiatan ini juga sejalan dengan ajakan Arif Ansori kepada seluruh ASN untuk memanfaatkan layanan CKG. “Bapak/Ibu nanti monggo jangan lupa untuk manfaatkan CKG dari Puskesmas Banyuanyar,” pesannya di hadapan peserta briefing. Ajakan tersebut menegaskan bahwa kesehatan pegawai merupakan bagian penting dari produktivitas dan kualitas pelayanan publik.

Total hampir 100 ASN yang memanfaatkan CKG pagi ini, menandakan bahwa kesadaran menjaga kesehatan dan rutin melakukan CKG dari jajaran Kankemenag Kota Surakarta bisa dikategorikan sangat baik.
“Wah ini jumlah yang CKG melebihi ekspektasi kami ya, bu. Kemarin memang betul data yang dikirim sebelumnya, ada NIK dan lain-lain, jumlahnya banyak. Tapi kami kira yang ikut paling Cuma 50. Ternyata sebanyak dan serame ini. Alhamdulilah berarti Kemenag Solo pada aware sama Kesehatan, nggih!,” ungkap dr. Oki Saraswati Utomo, petugas CKG Puskesmas Banyuanyar.
Dengan terlaksananya dua kegiatan sekaligus, yakni Ekoteologi: Tebus Karbon Melalui Penanaman Benih Sayuran dan Layanan CKG, Kankemenag Kota Surakarta menunjukkan komitmennya dalam mengintegrasikan nilai-nilai ekoteologi ke dalam kehidupan sehari-hari ASN. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga pada peningkatan kesadaran kesehatan dan spiritualitas seluruh pegawai. Aksi nyata semacam ini menjadi contoh bahwa kepedulian terhadap bumi dan tubuh manusia dapat berjalan beriringan. (rmd)














