Surakarta (Humas) – MA Muhammadiyah Surakarta mendapat kehormatan menerima kunjungan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta, Ahmad Ulin Nur Hafsun (29/10/2026). Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian sekaligus dukungan terhadap pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang untuk pertama kalinya diselenggarakan di MA Muhammadiyah Surakarta. Dalam kunjungannya, Ahmad Ulin meninjau secara langsung pelaksanaan TKA sekaligus melihat kesiapan madrasah dalam menyelenggarakan asesmen tersebut. Beliau mengapresiasi kesungguhan seluruh jajaran madrasah dalam mempersiapkan dan melaksanakan TKA, mulai dari kesiapan sarana prasarana, perangkat pendukung, hingga pendampingan kepada peserta didik.
Ia merasa bangga melihat semangat dan komitmen madrasah dalam memberikan pelayanan pendidikan terbaik meskipun pelaksanaan TKA tahun ini merupakan pengalaman pertama bagi MA Muhammadiyah Surakarta.
Selain meninjau pelaksanaan TKA, perhatiannya juga tertuju pada program pengembangan hidroponik yang dikembangkan madrasah sebagai bagian dari implementasi ekoteologi. Program ini menjadi salah satu upaya madrasah dalam menanamkan kepedulian terhadap lingkungan melalui kegiatan nyata yang edukatif dan produktif.
“Pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga perlu membangun kesadaran peserta didik untuk menjaga, merawat, dan memakmurkan lingkungan sebagai bentuk tanggung jawab manusia terhadap ciptaan Allah SWT,”ujarnya.

Sehari sebelumnya, Rabu (28/10/2026), MA Muhammadiyah Surakarta juga menerima kunjungan Pengawas Madrasah Kementerian Agama Kota Surakarta, Sri Hartati. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan TKA sekaligus pembinaan kepada guru terkait perangkat pembelajaran dan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).
Dalam kegiatan pembinaan, Sri Hartati menekankan pentingnya kesiapan dan kelengkapan perangkat pembelajaran sebagai bagian dari profesionalisme guru. Implementasi KBC juga perlu diwujudkan dalam proses pembelajaran sehari-hari, bukan sekadar menjadi kelengkapan administrasi. “Pendidikan hendaknya dibangun dengan nilai-nilai cinta, kasih sayang, keteladanan, dan penghargaan terhadap potensi setiap peserta didik sehingga tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bermakna,”ujarnya.
Sementara itu, Kepala MA Muhammadiyah Surakarta, Sumarman, menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas perhatian serta pendampingan yang diberikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama dan Pengawas Madrasah. Kunjungan dan pembinaan tersebut menjadi suntikan motivasi bagi seluruh keluarga besar madrasah untuk terus berbenah, meningkatkan kualitas layanan pendidikan, serta mengembangkan berbagai program unggulan.

Ia berharap dukungan dan motivasi dari para pimpinan Kementerian Agama dapat menjadi energi positif bagi MA Muhammadiyah Surakarta untuk semakin maju, berkembang, dan mampu melahirkan generasi yang unggul dalam akademik, kuat dalam karakter, berlandaskan nilai-nilai keislaman, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
“Alhamdulillah, pelaksanaan TKA tahun pertama di MA Muhammadiyah Surakarta dapat berlangsung dengan lancar, tertib, dan aman. Keberhasilan ini menjadi langkah awal yang patut disyukuri sekaligus menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan mutu pendidikan madrasah,” terangnya.
Melalui sinergi, pendampingan, dan semangat untuk terus berinovasi, MA Muhammadiyah Surakarta berkomitmen untuk tumbuh menjadi madrasah yang semakin berkualitas, berkemajuan, dan memberikan manfaat bagi umat serta masyarakat.(er/my)




















