Surakarta (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta melaksanakan apel rutin pegawai pada Senin (2/11/2026) di halaman kantor setempat. Apel dipimpin oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta, Ahmad Ulin Nur Hafsun, yang bertindak sebagai pembina apel. Kegiatan diawali dengan pemimpin apel yang memandu seluruh peserta untuk mengucapkan lima nilai budaya kerja Kementerian Agama. Pengucapan nilai-nilai tersebut menjadi pengingat bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk senantiasa mengimplementasikan budaya kerja dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam amanatnya, Ahmad Ulin mengajak seluruh ASN untuk mulai melakukan evaluasi terhadap kinerja masing-masing, khususnya capaian yang telah tertuang dalam Perjanjian Kinerja (Perkin). Menurutnya, evaluasi diperlukan untuk mengetahui sejauh mana pekerjaan telah dilaksanakan sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu diperbaiki dan ditingkatkan. “Mulai mengevaluasi kinerja kita, untuk melihat apa yang sudah kita kerjakan dan apa yang perlu kita perbaiki dari pekerjaan yang sudah kita rencanakan dalam Perkin,” pesannya.
Selain evaluasi kinerja, Ahmad Ulin juga menyampaikan informasi mengenai persiapan Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta yang akan menjadi tuan rumah program Bimas Mantu pada awal Desember mendatang. Dalam kegiatan tersebut, Kemenag Surakarta diharapkan dapat memfasilitasi sedikitnya 100 pasangan untuk melaksanakan pernikahan secara gratis di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo. Ia berharap seluruh jajaran dapat memberikan dukungan penuh agar target tersebut dapat tercapai. Menurutnya, keberhasilan program Bimas Mantu membutuhkan sinergi dan kesungguhan seluruh pihak, sebagaimana komitmen Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam dalam menyukseskan program tersebut.

Ahmad Ulin juga meminta seluruh ASN untuk turut menyosialisasikan program Bimas Mantu secara luas kepada masyarakat. Ia menjelaskan bahwa program ini memberikan berbagai fasilitas dan subsidi bagi calon pengantin yang memenuhi persyaratan dan lolos verifikasi. Sejumlah fasilitas yang disiapkan antara lain layanan tata rias pengantin atau Make Up Artist (MUA), bantuan biaya transportasi bagi calon pengantin, serta fasilitas penginapan berupa satu kamar hotel untuk setiap pasangan. Selain itu, pelaksanaan akad nikah di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo tidak dipungut biaya. Calon pengantin yang lolos verifikasi juga berkesempatan memperoleh bantuan dari Baznas sebesar Rp2.500.000.
“Program ini harus kita sosialisasikan seluas-luasnya. Ada banyak fasilitas dan subsidi yang disiapkan untuk membantu calon pengantin. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang mengetahui dan memanfaatkan kesempatan ini,” ungkapnya.
Pada bagian akhir amanat, Ahmad Ulin mengingatkan pentingnya peningkatan kompetensi dan keterampilan bagi seluruh ASN dalam menghadapi tuntutan pekerjaan dan dinamika pelayanan publik. Ia berharap setiap pegawai senantiasa diberikan kekuatan untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, serta melaksanakan tugas dengan penuh keikhlasan. Ia mengaitkan pesan tersebut dengan semboyan Kementerian Agama, yakni Ikhlas Beramal. Menurutnya, nilai keikhlasan harus diwujudkan melalui kesungguhan dalam bekerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Sebagai ASN, semoga kita semua diberikan kekuatan untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan. Kita berupaya dengan ikhlas, sebagaimana semboyan kita, Ikhlas Beramal,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa ASN Kementerian Agama patut bersyukur karena hak dan kesejahteraan pegawai telah diatur dan diberikan sesuai ketentuan. Oleh karena itu, sudah semestinya hal tersebut diimbangi dengan tanggung jawab, dedikasi, dan kinerja yang optimal. “Maka mari kita bekerja sebaik-baiknya. Semoga gaji dan tunjangan yang kita terima benar-benar membawa keberkahan bagi kita semua,” pungkasnya.
Melalui apel rutin ini, diharapkan seluruh ASN Kementerian Agama Kota Surakarta semakin memperkuat komitmen dalam meningkatkan kinerja, menjaga nilai-nilai budaya kerja, serta bersinergi menyukseskan program-program Kementerian Agama yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Za)





















