Kota Surakarta (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta menyelenggarakan Rapat Pembangunan Zona Integritas (ZI) pada Senin, (17/11/2025), bertempat di Aula R. Oesman Pudjotomo. Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta, Ahmad Ulin Nur Hafsun, Ketua Penilaian Mandiri Pelaksanaan (PMP) ZI Kankemenag Kota Surakarta Bagus Sigit Setiawan, serta seluruh anggota kelompok kerja (pokja) dari area 1 hingga area 6.
Rapat kali ini difokuskan pada upaya peningkatan dan pemaksimalan kualitas layanan publik, dengan berbagai progres yang dipaparkan masing-masing pokja. Pokja 6, melalui Sekretaris Pokja May Hidayah Isnaeni, menyampaikan bahwa beberapa fasilitas layanan telah ditingkatkan untuk memberikan kenyamanan masyarakat, khususnya pada Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).
“Untuk PTSP sudah ada playground untuk anak-anak bermain, juga sudah ada beberapa layanan koin kepuasan untuk mengukur kepuasan masyarakat terhadap layanan PTSP kita,” jelasnya.
May Hidayah menambahkan bahwa ke depan PTSP Kemenag Kota Surakarta akan semakin ramah disabilitas dengan penambahan berbagai fasilitas pendukung.
“Guiding block sudah kami pesan untuk segera dipasang. Selain itu, pemasangan panic button dan pelengkapan fasilitas penunjang di toilet disabilitas juga sedang dalam progres,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan perkembangan pojok baca digital yang sedang dirampungkan sebagai sarana meningkatkan literasi masyarakat.
“Kami telah bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan untuk mewujudkan pojok baca digital melalui titik baca. Dengan titik baca ini, kita akan memiliki perpustakaan digital dengan koleksi buku dari Perpustakaan Nasional.”
Sejalan dengan itu, Ketua PMP ZI Bagus Sigit Setiawan menegaskan pentingnya peningkatan standar layanan publik yang lebih maksimal.
“Tentu yang harus kita lakukan adalah memaksimalkan standar layanan yang harus lebih baik dari hari ke hari. Jangan lupa juga untuk menyiapkan tanda petunjuk di setiap ruangan,” pesannya.
Kepala Kantor Kemenag Kota Surakarta, Ahmad Ulin Nur Hafsun, turut menekankan pentingnya layanan digital yang inklusif bagi seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.
“Khusus untuk web kita, usahakan juga ada layanan web yang ramah disabilitas sehingga dapat diakses oleh saudara-saudara kita penyandang disabilitas,” ujarnya.
Mengakhiri arahannya, ia berharap seluruh ikhtiar yang dilakukan dalam pembangunan Zona Integritas benar-benar membawa manfaat nyata bagi masyarakat.
“Semoga apa yang kita ikhtiarkan dapat memberikan dampak pelayanan yang lebih baik untuk masyarakat,” tutupnya.
Dengan berbagai upaya perbaikan layanan tersebut, Kankemenag Kota Surakarta terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat Zona Integritas menuju terwujudnya Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). (Za)



















