Surakarta (Humas) — Suasana haru dan penuh apresiasi mewarnai kegiatan pisah sambut Kepala MIN Surakarta yang digelar di Aula R. Oesman Pudjotomo, Rabu (15/7/2026). Kementerian Agama Kota Surakarta secara resmi melepas Anik Ustadzah yang mendapatkan amanah baru sebagai Kepala MIN 3 Sukoharjo, setelah mengabdi selama 33 tahun 4 bulan di lingkungan Kemenag Kota Surakarta.
Selama masa pengabdiannya, Anik Ustadzah dikenal sebagai sosok inspiratif yang berhasil membawa MIN Surakarta meraih berbagai prestasi membanggakan. Di bawah kepemimpinannya, MIN Surakarta tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan non-akademik, tetapi juga berhasil melangkah menuju Sekolah Adiwiyata tingkat nasional.
Sebagai pengganti, Heru Purnomo yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala MIN 3 Sukoharjo kini dipercaya untuk melanjutkan estafet kepemimpinan di MIN Surakarta.

Dalam sambutannya, Heru Purnomo menyampaikan rasa hormat dan apresiasinya kepada pendahulunya.
“Izin untuk bergabung di MIN Surakarta dan Kemenag Kota Surakarta. Saya masih harus banyak belajar kepada Ibu Anik Ustadzah,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, “Terima kasih telah membawa MIN Surakarta menjadi madrasah yang hebat, luar biasa, dan berprestasi.”
Sementara itu, Anik Ustadzah dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf dan rasa terima kasih atas kebersamaan yang telah terjalin selama ini.
“Saya menyadari banyak sekali kesalahan dan khilaf yang saya perbuat, baik disengaja maupun tidak disengaja. Untuk itu, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya,” ungkapnya.
Ia juga mengaku banyak mendapatkan pelajaran berharga selama bertugas di Kemenag Kota Surakarta.
“Saya banyak belajar dari Bapak Ibu pejabat dan rekan-rekan di Kementerian Agama Kota Surakarta tentang disiplin, dedikasi, dan keteladanan. Hal itu membentuk jiwa dan mental kami menjadi lebih kuat dan tangguh, khususnya selama di MIN Surakarta,” tuturnya.
Anik juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar MIN Surakarta.
“Rekan-rekan di MIN Surakarta sangat luar biasa. Mereka bekerja keras untuk mewujudkan madrasah yang unggul,” tambahnya.
Menutup sambutannya, ia menyampaikan harapan dan doa.
“Terima kasih atas semua yang telah diberikan. Semoga Allah SWT membalas dengan kebaikan yang berlipat,” pungkasnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta, Ahmad Ulin Nur Hafsun, dalam arahannya menyampaikan bahwa tugas yang diemban oleh kepala madrasah yang baru bukanlah hal yang ringan.

“Pak Heru, tugas panjenengan tidak ringan karena harus melanjutkan berbagai prestasi yang telah diraih oleh Ibu Anik Ustadzah,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Kemenag Kota Surakarta akan memberikan dukungan penuh.
“Kami di Kementerian Agama Kota Surakarta siap mendukung panjenengan dalam mewujudkan MIN Surakarta sebagai madrasah unggul, sebagaimana cita-cita bersama,” imbuhnya.
Ia juga berpesan agar prestasi yang telah diraih dapat dipertahankan dan ditingkatkan.
“Pertahankan apa yang sudah dicapai oleh Ibu Anik, tingkatkan prestasi, dan bangun keharmonisan yang baik di MIN Surakarta,” pesannya.
Kepada Anik Ustadzah, ia menyampaikan apresiasi mendalam atas pengabdian yang telah diberikan.

“Terima kasih atas pengabdian yang luar biasa selama ini di Kementerian Agama Kota Surakarta, khususnya di MIN Surakarta. Apa yang telah panjenengan berikan akan menjadi amal jariyah yang tidak terputus,” tuturnya.
Ia pun menutup dengan doa dan harapan untuk tugas baru yang diemban.
“Selamat mengabdi di MIN 3 Sukoharjo. Kami yakin panjenengan akan terus memberikan yang terbaik,” pungkasnya.
Momentum pisah sambut ini menjadi refleksi atas dedikasi panjang sekaligus awal baru bagi kepemimpinan MIN Surakarta untuk terus melangkah maju, mempertahankan prestasi, dan mengukir capaian yang lebih gemilang di masa mendatang.




















