Surakarta (Humas) – Prestasi membanggakan diraih oleh para lulusan Madrasah Aliyah Al-Islam Surakarta tahun ajaran 2025/2026. Sebanyak 20 siswa berhasil diterima melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN). Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa para siswa tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kemampuan keagamaan yang kuat serta mampu bersaing masuk perguruan tinggi negeri bergengsi di Indonesia.
Capaian istimewa lainnya juga terlihat dalam bidang tahfidz Al-Qur’an. Salah satu siswa berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur’an dengan predikat Mumtaz (luar biasa), sebagai bentuk dedikasi dan kecintaan yang tinggi terhadap Al-Qur’an. Selain itu, terdapat pula lima siswa yang berhasil mencapai hafalan lebih dari 20 juz Al-Qur’an. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi madrasah sekaligus inspirasi bagi peserta didik lainnya untuk terus meningkatkan semangat belajar dan menghafal Al-Qur’an.
Prestasi akademik dan keagamaan tersebut disampaikan dalam kegiatan Haflah Wada’ dan Haflah Tahfidzul Qur’an yang diselenggarakan oleh Madrasah Aliyah Al-Islam Surakarta (13/05/2026) di Hotel Novotel Solo. Haflah Wada’ merupakan acara purna siswa kelas XII atau pelepasan peserta didik yang telah menyelesaikan pendidikan di tingkat madrasah aliyah, sedangkan Haflah Tahfidzul Qur’an menjadi bentuk penghargaan kepada siswa-siswi berprestasi dalam menghafal Al-Qur’an.
Sebanyak 76 siswa kelas XII mengikuti prosesi Haflah Wada’ sebagai tanda kelulusan dan pelepasan peserta didik tahun ajaran 2025/2026. Sementara itu, 52 siswa mengikuti Haflah Tahfidzul Qur’an sebagai bentuk apresiasi atas capaian hafalan Al-Qur’an selama menempuh pendidikan di madrasah. Suasana haru dan bangga tampak menyelimuti jalannya acara, terutama saat para siswa menerima penghargaan dan doa restu dari guru serta orang tua yang hadir mendampingi.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kasi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kota Surakarta, Rifhamdani Agam Koestyo Nugroho, yang memberikan sambutan sekaligus motivasi kepada para siswa. Hadir pula Pengawas Madrasah Kota Surakarta, Sri Hartati, pengurus Yayasan Perguruan Al-Islam Kota Surakarta, wali murid, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Agam menyampaikan pesan agar para siswa terus menjaga akhlak, semangat belajar, dan kedekatan dengan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. “Kelulusan bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal untuk melangkah menuju masa depan yang lebih luas. Jadilah generasi yang membanggakan orang tua, madrasah, dan agama dengan tetap menjaga nilai-nilai Qur’ani di manapun berada,” ujarnya.
Melalui kegiatan Haflah Wada’ dan Haflah Tahfidzul Qur’an ini, Madrasah Aliyah Al-Islam Surakarta berharap dapat menanamkan nilai syukur, semangat berprestasi, serta kecintaan terhadap Al-Qur’an kepada seluruh peserta didik. Acara ini juga menjadi momentum mempererat sinergi antara madrasah, orang tua, yayasan, dan Kementerian Agama dalam mendukung lahirnya generasi muda yang berilmu, berakhlak mulia, dan berkarakter Islami. (kkh/my)



















