Kota Surakarta (Humas) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Surakarta kembali menorehkan prestasi dalam ajang Olimpiade Sains Madrasah (OSMA) Tahun 2026. Sebanyak 21 siswa-siswi berhasil lolos pada babak penyisihan tingkat Kabupaten/Kota dan berhak melaju ke tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Pelaksanaan OSMA jenjang Madrasah Aliyah tingkat Kota Surakarta berlangsung pada Sabtu (16/5/2026) bertempat di MAN 1 Surakarta. Kegiatan ini diikuti oleh tiga madrasah aliyah di kota Surakarta, yakni MAN 1 Surakarta, MAN 2 Surakarta, dan MAS Al-Kahfi Surakarta.
Kegiatan OSMA tingkat Kota Surakarta secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta Ahmad Ulin Nur Hafsun. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa OSMA merupakan wadah strategis untuk menumbuhkan budaya akademik, daya saing, dan semangat berprestasi di lingkungan madrasah.
“Madrasah harus mampu melahirkan generasi yang unggul, tidak hanya dalam bidang keagamaan tetapi juga dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. OSMA menjadi salah satu sarana penting untuk mengembangkan potensi peserta didik menuju kompetisi yang lebih tinggi,” ujarnya.

Ahmad Ulin Nur Hafsun juga memberikan apresiasi kepada seluruh madrasah yang terus konsisten melakukan pembinaan akademik bagi peserta didik.
“Saya mengapresiasi semangat para siswa dan dedikasi guru pembina yang terus mendampingi proses belajar dan pembinaan olimpiade. Semoga siswa-siswi dari Kota Surakarta mampu bersaing dan meraih prestasi di tingkat Provinsi Jawa Tengah bahkan nasional,” tambahnya.
OSMA merupakan ajang kompetisi sains bagi siswa madrasah jenjang MI, MTs, dan MA yang bertujuan menjadi wadah pengembangan prestasi, peningkatan kompetensi akademik, sekaligus sarana persiapan menuju Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI). Dan pada tahun ini, cabang lomba yang dipertandingkan meliputi Matematika, Fisika, Biologi, Kimia, Ekonomi, Geografi, Astronomi, Kebumian, dan Informatika.

Keberhasilan MAN 1 Surakarta meloloskan 21 siswa menjadi capaian yang sangat membanggakan sekaligus menunjukkan keseriusan madrasah dalam melakukan pembinaan akademik secara berkelanjutan. Kepala MAN 1 Surakarta Ahmad Wardimin, menyampaikan rasa syukur atas capaian para siswa yang berhasil melaju ke tingkat provinsi.
“Alhamdulillah, capaian ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar MAN 1 Surakarta. Prestasi ini merupakan hasil kerja keras siswa, guru pembina, dukungan orang tua, dan seluruh pihak yang terus bersinergi dalam membangun budaya akademik di madrasah,” ungkapnya.
Ia berharap para siswa tetap menjaga semangat belajar dan terus meningkatkan kemampuan menghadapi babak final tingkat provinsi. “Kami berharap para siswa tetap fokus, disiplin, dan percaya diri. Tidak hanya mengejar juara, tetapi juga menjadikan kompetisi ini sebagai proses pembelajaran untuk menjadi generasi unggul dan berdaya saing,” tambahnya.
Salah satu guru pembina OSMA MAN 1 Surakarta Rizaldi, menjelaskan bahwa proses persiapan dilakukan secara intensif melalui pendalaman materi, latihan soal olimpiade, serta simulasi kompetisi. Menurutnya, soal OSMA tahun ini cukup menantang karena tidak hanya menguji hafalan konsep, tetapi juga kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah.
“Anak-anak menunjukkan semangat belajar yang luar biasa. Mereka rutin mengikuti pembinaan dan berusaha memahami soal-soal berbasis analisis serta penalaran tingkat tinggi,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu siswa delegasi bidang Kimia, Zulfan Muhammad Rais, mengaku bersyukur dapat lolos ke tingkat provinsi. “Saya senang dan bangga bisa membawa nama MAN 1 Surakarta ke tingkat berikutnya. Semoga di babak final nanti bisa memberikan hasil terbaik,” ujar siswa kelas 11 F1 Program Boarding School Sains Riset yang meraih juara pertama kimia.
Hal serupa disampaikan peserta bidang Informatika, Hafiizh Miftakhul Eghar, yang merasa OSMA menjadi pengalaman berharga dalam mengembangkan kemampuan akademik dan mental kompetitif.
“OSMA membuat kami lebih termotivasi untuk terus belajar dan berkembang. Selain mencari prestasi, kami juga belajar disiplin dan pantang menyerah,” katanya.
Babak final OSMA tingkat Provinsi Jawa Tengah dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (23/5/2026). Seluruh keluarga besar MAN 1 Surakarta berharap para delegasi mampu kembali menorehkan prestasi dan mengharumkan nama madrasah di tingkat provinsi hingga nasional. Prestasi ini semakin mempertegas komitmen MAN 1 Surakarta sebagai madrasah unggul yang tidak hanya berfokus pada pendidikan karakter dan keagamaan, tetapi juga pengembangan akademik, riset, dan sains.
Berikut daftar siswa MAN 1 Surakarta yang berhasil lolos ke tingkat Provinsi Jawa Tengah:
- Aldeandra Rasya Wiratmana – Matematika
- Faa Ainu Zakhfa – Matematika
- Tsuraya Husnun Azizah – Matematika
- Sekar Lintang Azka Az Zahra – Fisika
- Nikeisha Neelnal Muna Salsabila – Fisika
- Hafizh Miftakhul Eghar – Informatika
- Muhammad Azzam – Informatika
- Alfiana Nabila Syarifa – Informatika
- Satrya Purwasiwi Abdining-Gusti – Biologi
- Muhammad Nadhif Susilo – Biologi
- Naura Wahyu Wulandari – Astronomi
- Adelia Tiara Almagfira – Astronomi
- Isnaini Salsabila – Ekonomi
- Naafiah Firdausa Nur Ranni – Ekonomi
- Muhammad Naufal Alfarisi – Kebumian
- Zaid Taqiuddin – Kebumian
- Daffa Bakhitah Hilmi Ardano – Kebumian
- Dyah Laksmidati – Geografi
- Zhillan Afidatan Qisthi – Geografi
- Zulfan Muhammad Rais – Kimia
- Sabila Anhaar – Kimia
(rsd/rmd)




















