Kota Surakarta (Huma) – Mengawali tahun baru dengan semangat pembelajaran yang baru,” Raudhatul Athfal (RA) Nurul Huda Kota Surakarta sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan edukatif dan inspiratif sepanjang bulan Januari 2026. Dengan mengusung tema “Kembali ke Sekolah: Masya Allah, Asyiknya Berekreasi!”, seluruh siswa terlibat aktif dalam berbagai kegiatan sekolah yang bertujuan untuk melatih kemandirian dan kepercayaan diri.
Senin (5/1/2026) merupakan hari pertama masuk sekolah di RA Nurul Huda Kota Surakarta. Mengawali hari pertama belajar di tahun baru, siswa diajak berbagi cerita tentang pengalaman liburan dengan maksud bukan sekedar ajang bercerita, namun untuk melatih keberanian berbicara di depan umum, meningkatkan kemampuan bahasa dan kosakata anak, mempererat ikatan emosional antara siswa dan guru melalui berbagi keceriaan.
Memasuki pekan ketiga bulan Januari, pada Kamis (22/1/2026), RA Nurul Huda melalui kolaborasi dengan Puskesmas Gambirsari menyelenggarakan pemeriksaan Kesehatan meliputi Kesehatan mata, telinga, kuku serta deteksi dini tumbuh kembang (DDTK). DDTK itu sendiri merupakan cara sederhana yang sangat besar perannya dalam mencegah kasus gangguan tumbuh kembang ana. Karena DDTK mewajibkan sekolah turut berperan dalam pencegahan, dimana para guru bersama tenaga medis harus melakukan observasi yang terukur untuk melihat apakah pertumbuhan fisik (seperti berat dan tinggi badan) serta perkembangan kemampuan anak (seperti gerak motorik dan kecerdasan) sudah sesuai dengan usianya. Hal ini penting agar jika ada temuan gangguan pertumbuhan, penanganannya bisa dilakukan sejak dini.

Kepala RA Nurul Huda Wulandari, menyampaikan bahwa pemeriksaan DDTK ini dilakukan dengan tujuan untuk memastikan bahwa setiap anak tumbuh dan berkembang sesuai dengan tahapan usianya dan mendeteksi secara dini jika terdapat penyimpangan atau keterlambatan perkembangan pada anak, baik dari segi fisik maupun kecerdasan.
“Selain itu, pemeriksaan DDTK ini juga memberikan ketenangan bagi orang tua melalui data kesehatan anak yang akurat dan tervalidasi oleh tenaga medis,” imbuh Wulandari.
Turut menyemarakkan rangkaian peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke 80 Kementerian Agama, pada Sabtu (24/1/2026), RA Nurul Huda ikut serta dalam gelaran lomba mewarnai, lomba lari estafet dan lomba hafalan yang diselenggarakan Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kota Surakarta di Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta. Dalam momen tersebut, merupakan sebuah kebanggan bagi RA Nurul Huda untuk dapat berpartisipasi. Selain banyak membawa pulang juara, siswa RA Nurul Huda didapuk menjadi petugas pembaca tilawah Surat Al-Baqarah ayat 225 dalam upacara pembukaan.

Adapun prestasi yang berhasil diarih siswa RA Nurul Huda pun yaitu:
• Juara 1 Tahfidz Qur’an Putri, diraih oleh ananda Bebby
• Juara Harapan 1 Tahfidz Qur’an Putri, diraih oleh Ananda Arayila
• Juara Favorit Nominasi Mewarnai, diraih oleh ananda Khayla
• Juara Harapan 1 Estafet Rukun Islam, diraih oleh ananda Sabia, Kenzo, Rizwan, Rafa
“Alhamdulilah, suasana lomba berlangsung sangat seru dan penuh antusiasme. Anak anak yang mengikuti lomba tahfidz Al-Quran dengan percaya dirinya bersuara dengan lantang,” ungkap Wulandari dengan penuh rasa bangga.
Kemudiaan, Wulandari mengungkapkan perjuangan dan kerja keras dari tenaga pendidik RA Nurul Huda Kota Surakarta. Diakuinya, di balik kemeriahan tersebut, terdapat kerja keras dan persiapan matang dari pihak sekolah dan orang tua. Tak lupa Wulandari juga menyampaikan apresiasi tingginya terhadap penyelenggaraan acara ini.
”Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena sangat membantu untuk melatih mental keberanian dan rasa percaya diri anak-anak tampil di depan umum. Kemenangan ini adalah bonus, namun keberanian untuk mencoba adalah prestasi yang sesungguhnya. Teruslah bersinar, anak-anak hebat RA Nurul Huda!,” seru Wulandari. (wln/rmd)





















