Surakarta (Humas) – Kepala MTsN 2 Surakarta, Kirno Suwanto, memasuki masa purna tugas per 1 Oktober 2026. Pelepasan purna tugas dilaksanakan di MTsN 2 Surakarta, Rabu (30/9/2026), dan dihadiri jajaran pimpinan Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta.
Kepala Kemenag Kota Surakarta, Ahmad Ulin Nur Hafsun, turut memberikan pembinaan sekaligus apresiasi atas pengabdian dan berbagai perubahan positif yang telah dilakukan Kirno selama memimpin MTsN 2 Surakarta.
Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan sambutan Kepala Tata Usaha MTsN 2 Surakarta, Zainur Ihsan Effendi.
Dalam sambutannya, Zainur menyampaikan terima kasih atas pengabdian Kirno Suwanto selama memimpin MTsN 2 Surakarta.
“Terima kasih kepada Bapak Kirno atas seluruh pengabdian yang telah diberikan di MTsN 2 Surakarta. Selama 18 bulan di MTsN 2 Surakarta, prestasi madrasah meningkat luar biasa,” ungkapnya.
Sementara itu, Kirno Suwanto menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan seluruh keluarga besar MTsN 2 Surakarta selama dirinya menjalankan tugas.
“Alhamdulillah, berkat dukungan teman-teman semua, kita membuat terobosan-terobosan program, salah satunya pendampingan anak untuk melanjutkan sekolah. Dengan pengalaman itu, banyak anak yang berminat untuk melanjutkan ke sekolah-sekolah unggulan,” tuturnya.
Kirno juga menyampaikan perkembangan program tahfiz yang dikembangkan dengan sistem boarding.
“Ada program tahfiz dan harus boarding. Alhamdulillah, tahun ini sudah ada 18 peminat. Insyaallah tahun depan semakin berkembang,” jelasnya.
Selain program tahfiz, MTsN 2 Surakarta juga mengembangkan kelas riset untuk mendorong siswa dalam bidang penelitian. Menurut Kirno, antusiasme siswa terhadap program tersebut cukup tinggi.
Dalam pembinaannya, Kepala Kemenag Kota Surakarta, Ahmad Ulin Nur Hafsun, mengapresiasi berbagai perubahan positif yang terlihat di MTsN 2 Surakarta selama kepemimpinan Kirno.
“Ketika njenengan rawuh di MTsN 2 Surakarta, perubahannya bisa kita baca, kita lihat, dan kita dengar. Perubahan ke arah positif itu terlihat. Salah satunya ketika kita datang, ada wajah penataan yang berbeda,” ungkap Ahmad Ulin.
Ia menegaskan bahwa perubahan menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas madrasah.
Ahmad Ulin juga mengapresiasi pengembangan berbagai program di MTsN 2 Surakarta, mulai dari kelas riset, program prestasi, kelas khusus nonakademik hingga pengembangan program tahfiz.
“Programnya juga terus bergulir menjadi lebih baik. Ada program riset, prestasi, ada kelas khusus nonakademis. Ada perubahan tahfiz yang dulunya belum boarding menjadi boarding,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa berbagai program tersebut menjadi bagian dari upaya mempersiapkan siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
“Perjalanan anak-anak terus berlanjut. Tahun 2025 kita mengantarkan anak-anak ke tingkat nasional OMI dan menjadi juara tiga. Ini langkah yang baik, di mana anak-anak akan melanjutkan sekolah dan sudah menyiapkan diri ke jenjang berikutnya,” jelasnya.
Menutup pembinaannya, Ahmad Ulin menyampaikan apresiasi atas pengabdian Kirno Suwanto selama menjalankan tugas sebagai Kepala MTsN 2 Surakarta.
“Maka kami turut berbahagia, perjalanan khidmah njenengan telah selesai di tanggal ini dan per 1 Oktober masuk pada wilayah khidmah yang lebih luas di masyarakat,” pungkasnya.
Kegiatan pelepasan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Acara kemudian ditutup dengan pemberian kenang-kenangan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian Kirno Suwanto selama bertugas di MTsN 2 Surakarta. (Za)
Kemenag Surakarta Evaluasi Capaian Kinerja Triwulan III, Dorong Akselerasi di Triwulan IV
Surakarta (Humas) – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surakarta melaksanakan Rapat Evaluasi Capaian Kinerja Triwulan III Tahun 2026 di Karanganyar,...
Selanjutnya




















