Surakarta (Humas) – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surakarta kembali melaksanakan apel rutin yang diikuti jajaran pimpinan dan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Kota Surakarta. Apel dilaksanakan di halaman kantor, Senin (5/10/2026).
Sebelum apel dimulai, pemimpin apel mengajak seluruh peserta mengucapkan dan menghayati lima nilai budaya kerja Kementerian Agama Republik Indonesia. Penguatan tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan integritas dan budaya kerja dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
Bertindak sebagai pembina apel, Kepala Kemenag Kota Surakarta, Ahmad Ulin Nur Hafsun, menyampaikan bahwa setiap pekerjaan memiliki tingkat kesulitan yang berbeda. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh menjadi alasan bagi ASN untuk menunda atau mengabaikan tanggung jawab yang telah diberikan.
“Ada pekerjaan yang mudah, sedang, dan juga sulit untuk kita laksanakan. Kita sebagai abdi negara harus memastikan semua tugas dapat kita laksanakan dengan baik,” ujar Ahmad Ulin.


Ia mengingatkan agar pekerjaan yang relatif mudah dapat segera diselesaikan tanpa menunda. Sementara untuk pekerjaan dengan tingkat kesulitan sedang, ia mendorong jajaran untuk membangun komunikasi dan melakukan koordinasi dengan pimpinan maupun rekan kerja.
“Yang mudah jangan menunda untuk melaksanakannya. Tingkat kesulitannya sedang, mungkin perlu kita koordinasikan dan kita konsultasikan. Kita punya atasan yang bisa diajak rembugan,” jelasnya.
Menurut Ahmad Ulin, pekerjaan yang memiliki tingkat kesulitan tinggi membutuhkan analisis dan strategi penyelesaian yang lebih matang. Ia menekankan bahwa penyelesaian berbagai persoalan tidak harus dilakukan sendiri oleh jajaran Kemenag.
“Yang sulit perlu analisis dalam mengerjakannya. Dalam menyelesaikannya, tidak cukup hanya jajaran kita di Kemenag, tetapi juga melibatkan stakeholder,dan mitra kerja,” ungkapnya.
Ia menambahkan, sinergi yang telah terbangun antara Kemenag Kota Surakarta dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi modal penting dalam menyelesaikan pekerjaan dan persoalan yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
“Pekerjaan sulit dapat kita selesaikan karena kita sudah memiliki kerja sama yang baik dengan stakeholder,” tegasnya.
Ahmad Ulin berharap seluruh ASN Kemenag Kota Surakarta dapat terus menjaga semangat kerja, memperkuat koordinasi, serta tidak ragu untuk berkolaborasi dalam menyelesaikan tugas. Dengan demikian, setiap amanah dapat dilaksanakan secara optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Apel rutin tersebut menjadi salah satu sarana untuk memperkuat kedisiplinan, menyatukan komitmen, sekaligus membangun budaya kerja yang responsif dan kolaboratif di lingkungan Kemenag Kota Surakarta. (Za)


















