Surakarta (Humas) — MTs SA Al Islam Jamsaren Surakarta kembali mengadakan kegiatan studi tiru sebagai upaya memperluas wawasan dan pengalaman belajar peserta didik. Pada Senin (29/9/2025), rombongan yang terdiri atas siswa kelas 8, guru, dan karyawan berangkat menuju SMK Raden Umar Said (RUS) Kudus tepat pukul 06.30 WIB.
Setibanya di SMK Raden Umar Said Kudus, rombongan diarahkan menuju aula untuk mengikuti acara penyambutan. Mereka disambut hangat oleh Sya’roni Afandi, Wakil Kepala Bidang Kehumasan SMK RUS. Dalam sambutannya ia menyampaikan apresiasi, “Kami merasa terhormat atas kunjungan dari MTs SA Al Islam Jamsaren. Semoga kegiatan ini menjadi sarana berbagi pengetahuan sekaligus mempererat hubungan antarlembaga pendidikan,” ujarnya.
Acara berlangsung penuh keakraban. Pihak SMK RUS juga memaparkan profil sekolah, termasuk visi dalam mengintegrasikan ilmu desain dan animasi ke dalam pembelajaran. Kegiatan ditutup dengan pertukaran kenang-kenangan serta sesi foto bersama sebagai simbol persahabatan dan kerja sama.
Peserta studi tiru kemudian diajak mengunjungi laboratorium desain dan animasi SMK RUS (Gedung RUSanimation). Fasilitas utama ini menjadi tempat siswa SMK berlatih keterampilan desain grafis, animasi 2D, maupun 3D. Murid-murid MTs terlihat antusias, memperhatikan setiap proses yang ditunjukkan, bahkan mencoba berinteraksi dengan beberapa peralatan modern yang tersedia.
Alya, salah satu peserta, mengungkapkan pengalamannya, “Saya sangat senang bisa melihat langsung tempat pembuatan animasi. Selama ini saya hanya melihat hasilnya di layar, tapi sekarang tahu proses dan alat produksinya. Kegiatan ini membuat saya semakin semangat untuk belajar hal baru,” katanya penuh antusias.
Setelah rangkaian kegiatan di SMK RUS, rombongan MTs SA Al Islam Jamsaren melanjutkan perjalanan ke Jepara Ourland Park. Agenda rekreasi tersebut bertujuan memberikan suasana menyenangkan sekaligus mempererat kebersamaan antara siswa, guru, dan karyawan.

Kepala MTs SA Al Islam Jamsaren, Faizul Kirom, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, studi tiru memberikan pengalaman yang berharga, khususnya dalam mengenal dunia desain dan animasi yang terus berkembang. “Harapan kami, kegiatan seperti ini dapat memotivasi siswa untuk belajar, berkreasi, dan berinovasi. Rekreasi bersama juga penting untuk menumbuhkan rasa kebersamaan serta syukur atas kesempatan belajar yang luas ini,” ujarnya.
Kegiatan studi tiru yang dipadukan dengan rekreasi ini meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta. Selain menambah wawasan, kegiatan ini juga memperkuat motivasi belajar dan mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan madrasah.
Sebagai bagian dari pembinaan dan pengembangan madrasah, kegiatan semacam ini sejalan dengan fungsi Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kota Surakarta. Unit tersebut memiliki peran penting dalam memfasilitasi, mengarahkan, serta mengawasi peningkatan mutu pendidikan madrasah melalui berbagai program yang mendukung terciptanya generasi cerdas, kreatif, dan berkarakter. (amr/my)



















