Surakarta (Humas) — Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Kota Surakarta menggelar kegiatan Evaluasi Pelaksanaan MTQH 2025 Tingkat Provinsi Jawa Tengah, yang dihadiri oleh para pelatih, pendamping peserta, serta pengurus LPTQ. Kegiatan ini bertujuan menilai capaian, proses pembinaan, serta merumuskan langkah strategis untuk peningkatan kualitas kafilah di tahun mendatang (11/12/2025).
Dalam laporan yang disampaikan masing-masing pelatih, seluruh kategori memberikan gambaran proses pembinaan yang telah dilakukan. Para pelatih memaparkan pentingnya pemadatan jadwal pelatihan, pendampingan intensif, serta waktu persiapan yang lebih panjang dan matang. “Kami berharap pola latihan tahun depan bisa ditambah kuantitasnya. Peserta membutuhkan lebih banyak jam terbang agar hasilnya lebih optimal,” ujar salah satu pelatih dalam sesi penyampaian laporan.
Pada kesempatan tersebut, disampaikan pula hasil prestasi Kafilah Kota Surakarta di MTQH 2025 Tingkat Provinsi Jawa Tengah. Tahun ini Surakarta berhasil membawa pulang sejumlah penghargaan, yaitu:
Juara 2 KTIQ Putra
Harapan 1 Kaligrafi Digital Putri
Harapan 2 Kaligrafi Digital Putra
Harapan 2 Cabang HQ 30 Juz Putra
Harapan 3 Fahmil Qur’an Putri
Harapan 3 KTIQ Putri
Kasi Bimas Islam Kemenag Kota Surakarta, Achmad Arifin, memberikan arahan sekaligus motivasi kepada seluruh unsur pembina. Ia menekankan bahwa Kementerian Agama memiliki peran strategis dalam memaksimalkan kualitas peserta. “Kafilah kita memiliki potensi besar. Kemenag Surakarta akan terus meningkatkan peran, baik dalam pembinaan maupun dalam aspek kepengurusan LPTQ, agar ke depan prestasi kita semakin meningkat,” tegas Arifin dalam sambutannya.
Arifin juga menyampaikan bahwa perbaikan sistem pembinaan harus dilakukan secara terstruktur. Ia menegaskan bahwa kolaborasi pelatih, pendamping, dan LPTQ sangat menentukan keberhasilan kafilah. Menurutnya, semakin kuat sistem pendampingan, semakin besar pula peluang Surakarta meraih hasil terbaik pada MTQH berikutnya.
Kegiatan evaluasi ditutup dengan penyusunan rekomendasi kerja sama pembinaan jangka panjang, yang diharapkan mampu memperkuat kualitas peserta dan prestasi Kafilah Kota Surakarta pada ajang MTQH tahun-tahun mendatang. (may)




















