Surakarta (Humas) — Satu aba-aba, satu gerakan, dan satu tujuan, dimana suasana tersebut mewarnai kegiatan Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) 2026 MTs SA Al-Islam Jamsaren Surakarta melalui materi baris-berbaris menghadirkan Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kota Surakarta sebagai pengisi materi (29/08/2026).
Materi disampaikan oleh Kak Candra, perwakilan DPPI Kota Surakarta, yang mengajak murid tidak hanya memahami teknik dasar baris-berbaris, tetapi juga menumbuhkan disiplin, ketelitian, kekompakan, tanggung jawab, dan kemampuan mengikuti instruksi.
DPPI merupakan wadah yang berkaitan dengan para Duta Pancasila Paskibraka Indonesia, yang memiliki pengalaman dan pembekalan dalam bidang kedisiplinan, kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta pembentukan karakter. Kompetensi tersebut menjadi salah satu pertimbangan MTs SA Al-Islam Jamsaren dalam menghadirkan DPPI sebagai pengisi materi Persami tahun ini.
Kepala MTs SA Al-Islam Jamsaren, Faizul Kirom, menjelaskan bahwa pemilihan DPPI diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual bagi murid. “Materi kedisiplinan tidak hanya disampaikan dalam bentuk teori, tetapi dapat dipraktikkan secara langsung melalui kegiatan yang menuntut fokus, ketepatan, kepatuhan terhadap aturan, dan kerja sama,”jelasnya.
Dalam praktiknya, Kak Candra memberikan arahan secara bertahap, mulai dari sikap sempurna, penghormatan, hingga berbagai gerakan dalam barisan. Latihan berlangsung interaktif dengan menempatkan murid sebagai pelaku utama. Setiap gerakan membutuhkan konsentrasi sekaligus kepedulian terhadap anggota barisan lainnya.
Antusiasme murid terlihat sepanjang kegiatan. Faray, salah satu peserta, mengaku mendapatkan pemahaman baru bahwa kekompakan dalam barisan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mengikuti aba-aba, tetapi juga perhatian terhadap gerakan teman.
Melalui kolaborasi bersama DPPI Surakarta, Persami 2026 menjadi ruang pembelajaran karakter yang lebih bermakna. Dari satu aba-aba, murid belajar disiplin. Dari satu barisan, mereka belajar bahwa kekompakan, tanggung jawab, dan kepemimpinan tumbuh melalui proses yang dilakukan bersama. (amr/my)
















