Kota Surakarta (Humas) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Surakarta menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Assessment Calon Kepala Madrasah (Ka. Mad), Kepala Tata Usaha (Ka. TU), dan Kepala Kantor Urusan Agama (Ka. KUA) se-Jawa Tengah pada Selasa–Rabu (13–14/10/2026). Assesment yang berlangsung selama dua hari ini menjadi bagian penting dari upaya Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah dalam menyiapkan pemimpin yang mampu menghadirkan layanan pendidikan madrasah dan pelayanan keagamaan yang semakin profesional, akuntabel, dan berintegritas.
Kegiatan diawali dengan pembukaan yang berlangsung di Lantai 4 Gedung Jenderal Sudirman MAN 1 Surakarta pada Selasa (13/10/2026) dan dihadiri secara langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah Saiful Mujab beserta jajaran. Dalam arahannya, Saiful Mujab menekankan bahwa assessment bukan sekadar ajang seleksi, melainkan momentum untuk memastikan bahwa amanah kepemimpinan dan pelayanan keagamaan dipegang oleh mereka yang memiliki kapasitas, kompetensi, serta rekam jejak yang mumpuni.
Saiful Mujab berharap seluruh peserta dapat menampilkan kemampuan terbaik, baik dari sisi kapasitas, kompetensi, maupun rekam jejak yang telah dimiliki selama menjalankan tugas dan pengabdian. Ia juga mengingatkan agar para peserta tidak terjebak pada upaya mencari jawaban dari pihak lain, karena integritas justru menjadi kunci utama dalam proses ini.

“Bapak ibu tidak perlu saling bertanya tentang jawaban soal, karena rekam jejak Bapak Ibu akan sangat membantu untuk bisa direkomendasikan,” tegasnya.
Pada hari pertama, para peserta Calon Ka. Mad dan Ka. TU menjalani rangkaian assessment sesuai dengan tahapan yang telah ditetapkan. Calon Ka. Mad melaksanakan tes Computer Based Test (CBT) dan wawancara, sedangkan calon Ka. TU melaksanakan tahapan wawancara. Tahapan ini dirancang untuk mengukur tidak hanya pengetahuan teknis, tetapi juga kemampuan manajerial, pengambilan keputusan, serta pemahaman terhadap moderasi beragama dan regulasi kepegawaian di lingkungan Kementerian Agama.
Salah satu peserta calon Ka. TU Zakiah Mubarokah asal Pemalang, mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan persiapan sebelum mengikuti rangkaian assessment. Persiapan tersebut mencakup sejumlah materi yang akan diujikan, di antaranya tes inteligensi, moderasi beragama, peraturan-peraturan di lingkungan Kementerian Agama, serta regulasi terkait kepegawaian.
“Untuk persiapan, saya sudah mempelajari bahan-bahan yang akan diujikan, meliputi tes inteligensi, moderasi beragama, peraturan-peraturan di lingkungan Kementerian Agama, dan kepegawaian,” ungkap Zakiah.

Ia berharap proses assessment tersebut dapat menjadi bagian dari ikhtiar untuk menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya apabila nantinya mendapatkan amanah.
“Harapannya, saya bisa menjalani tugas dengan sebaik-baiknya, amanah, dan ikhlas beramal sesuai dengan motto Kementerian Agama. Untuk diri pribadi, semoga saya bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih bertanggung jawab dalam mengemban tugas,” tuturnya. Harapan serupa juga mengemuka dari para peserta lain yang melihat assessment ini sebagai ruang refleksi sekaligus pembuktian kompetensi di bidang pelayanan keagamaan.
Sementara itu, pada hari kedua, calon Kepala KUA mengikuti rangkaian assessment berupa tes CBT dan wawancara. Pelaksanaan assessment ini menjadi momentum penting untuk mengukur kompetensi, kapasitas, integritas, serta kesiapan para calon pemimpin dalam mengemban amanah. Kegiatan ini diharapkan mampu menghasilkan sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan memiliki kompetensi yang sesuai untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan madrasah maupun pelayanan keagamaan di Jawa Tengah.
Melalui proses assessment yang objektif dan terukur, diharapkan lahir para pemimpin yang memiliki kapasitas kepemimpinan yang kuat, berintegritas, bertanggung jawab, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan demikian, assessment ini tidak hanya berdampak pada penguatan kelembagaan, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan keagamaan yang semakin dekat, responsif, dan bermanfaat bagi umat. (rsd/rmd)





















