Surakarta (Humas) — Dalam melaksanakan salah satu tugas pokok Fungsional Pengawas Madrasah, yaitu membina guru dalam perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran, Sri Hartati memberikan pembinaan sekaligus melaksanakan supervisi awal kepada guru MTsN 2 Surakarta (21/09/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang CBT diawali dengan sambutan Kepala MTsN 2 Surakarta, Kirno Suwanto. Ia menyambut baik pembinaan dan supervisi tersebut serta memotivasi para guru untuk terus meningkatkan kompetensi sebagai tenaga pendidik.
Selanjutnya, Sri Hartati melaksanakan supervisi awal kepada guru senior dari berbagai mata pelajaran. Para guru tersebut akan menjadi tim pendamping kepala madrasah dalam melaksanakan supervisi kepada guru lainnya. Perangkat yang ditelaah meliputi modul ajar yang mengintegrasikan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning), buku referensi, jurnal guru, kontrak belajar, program penilaian, serta perangkat pembelajaran lain yang relevan.
Berikutnya, Sri Hartati mengajak guru untuk memberikan perhatian pada pembentukan karakter murid sejak awal pembelajaran. “Jangan langsung memulai pelajaran dengan menanyakan materi, PR, atau tugas. Cobalah bertanya, ‘Tadi pagi sudah berpamitan kepada orang tua?’, ‘Hari ini sudah membantu orang tua dalam hal apa?’, atau ‘Apakah kalian tahu nama petugas kebersihan di sekolah?’” tuturnya.
Menurutnya pertanyaan sederhana dapat membuka percakapan tentang rasa hormat, kepedulian, dan tanggung jawab. Guru berperan bukan hanya membantu murid memperoleh pengetahuan, melainkan juga menanamkan akhlak melalui perhatian dan keteladanan sehari-hari.
Yustina, guru mata pelajaran IPA, mengaku mendapatkan semangat baru setelah mengikuti pembinaan tersebut. “Saya sangat senang mengikuti pembinaan dari Bu Tatik. Rasanya seperti mendapat energi baru untuk menjadi guru yang lebih profesional. Terima kasih, Bu Tatik, atas ilmu dan motivasinya,” ujarnya.
Melalui pembinaan dan supervisi ini, MTsN 2 Surakarta berharap para guru semakin termotivasi untuk meningkatkan kompetensi, menyempurnakan perangkat ajar, dan menghadirkan pembelajaran yang mendukung tumbuhnya murid berilmu serta berkarakter. (fi/my)














