Kota Surakarta (Humas) – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surakarta diwakili jajaran Penyelenggara Kristen, menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (BAMAGNAS) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kota Surakarta pada Selasa (15/09/2026). Kehadiran tersebut merupakan wujud komitmen Kankemenag untuk selalu hadir dalam tugas pembinaan kerukunan umat beragama dan menghadirkan layanan keagamaan yang inklusif. Pengukuhan kepengurusan BAMAGNAS DPD Kota Surakarta yang dilaksanakan di Ruang Tawang Arum Selasa lalu, untuk masa bakti periode 2026-2031, dihadiri sejumlah 93 orang berlangsung khidmat.
Kehadiran Kemenag dalam forum lintas gereja ini sejalan dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) instansi sebagai penyelenggara layanan keagamaan, pembina kerukunan, serta fasilitator dialog antar kelompok umat.
“Kami hadir di sini bukan sekadar memenuhi undangan, tetapi untuk memastikan bahwa pembinaan kerukunan umat beragama di Kota Surakarta berjalan sinergis antara pemerintah dan organisasi keagamaan. BAMAGNAS adalah mitra strategis Kemenag dalam merawat harmoni di tengah masyarakat,” ujar Desember Darsini usai kegiatan.

Sejumlah tamu penting yang turut hadir di antaranya, Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) BAMAGNAS Jawa Tengah Pdt. Yermia Suprayitno yang bertindak sebagai pelantik, perwakilan FKUB Kota Surakarta, perwakilan Polresta Surakarta, serta Kodim Kota Surakarta. Tampak pula perwakilan dari Badan Antar Gereja Surakarta (BAGKS), Majelis Ulama Kristen Indonesia (MUKI) cabang Kota Surakarta, Asosiasi Pendeta Indonesia (API), serta anggota pengurus BAMAGNAS DPD dari Solo Raya (Klaten, Wonogiri, Sukoharjo, Boyolali, Karanganyar, dan Sragen).
Memasuki acara inti, Pdt. Yermia Suprayitno memimpin pengambilan sumpah/janji pengurus, penyerahan bendera BAMAGNAS kepada Pdt. Imanuel Seldhie sebagai Ketua DPD Surakarta yang baru, pemasangan PIN pengurus, hingga penandatanganan berita acara dan serah terima jabatan. 60 menit waktu berlalu, Astrid Widayani melaksanakan pengukuhan anggota BAMAGNAS DPD Kota Surakarta. Pada kesempatan itu pula diserahkan penghargaan kepada tokoh yang dinilai berkontribusi besar bagi kerukunan dan perdamaian, yakni Astrid Widayani, Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat Purboyo PB XIV, Pdt. Obaja Tanto Setiawan, dan Direktur Masjid Raya Sheikh Zayed Solo Munajat. Acara ditutup dengan pemberian buku karya Astrid Widayani kepada Ketua BAMAGNAS DPW Jawa Tengah.

Dalam sambutannya, Astrid Widayani mengajak seluruh hadirin, terutama pengurus yang baru dilantik, untuk aktif menjaga toleransi dan kerukunan di Kota Surakarta. “Saya minta pengurus yang baru dikukuhkan hari ini tidak hanya menjadi simbol, tetapi benar-benar turun ke akar rumput. Jadikan Surakarta kota yang impulsif dan toleransif, yang memiliki benteng moral dalam membina masyarakat berkarakter, berintegritas, serta menjunjung tatakrama, unggah-ungguh, dan ketaatan hukum,” tegasnya. Sementara itu, Ketua DPD BAMAGNAS Kota Surakarta yang baru, Pdt. Imanuel Seldhie, memohon restu dan dukungan semua pihak. “BAMAGNAS hadir untuk bekerja bagi semua agama, merawat damai dari akar rumput, dan menjadi mitra kritis serta konstruktif bagi pemerintah. Kami tidak bisa bekerja sendiri, karena damai itu milik bersama,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Kemenag Kota Surakarta kembali menegaskan perannya sebagai penyelenggara layanan keagamaan yang tidak hanya mengurus aspek administratif, tetapi juga membangun ekosistem kerukunan yang inklusif. Pengukuhan BAMAGNAS DPD Kota Surakarta diharapkan memperkuat jejaring lintas gereja dan lintas iman dalam menjaga stabilitas sosial, sekaligus mendorong terwujudnya Kota Surakarta yang religius, toleran, dan berkeadaban. (bwd/rmd)


















