Surakarta (Humas) – MTs Muhammadiyah Surakarta sukses menggelar kegiatan English Arabic Camp di Kampus 1 Purwodiningratan selama dua hari yaitu Rabu-Kamis, 17-18 Juni 2026. Keunikan English Arabic camp tahun ini adalah upacara pembukaan dengan menggunakan bahasa Inggris dan upacara penutupan dengan menggunakan bahasa Arab. Seluruh petugas upacara hingga Pembina upacara membawakan intruksi dan pidato dua bahasa asing tersebut dengan percaya diri. Bagi siswa menjadi petugas upacara yang menggunakan dua bahasa tentu memberikan pengalaman yang luar biasa dan sangat berkesan meskipun rasa khawatir takut pengucapan yang salah.
Muhammad Farhan Salah satu siswa 7 Quranic class yang bertugas menjadi pemimpin upacara penutupan dengan menggunakan bahasa Arab merasa bangga sekaligus cemas. “Saya merasa bangga telah terpilih menjadi pemimpin upacara penutupan, hal ini menjadi pengalaman yang berkesan bagi saya, tapi terus terang saya grogi dan cemas saat melaksanakan tugas takut salah”, ucapnya
Untuk menambah pengalaman belajar siswa, MTs Muhammadiyah juga bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) untuk mendatangkan dua mahasiswa asing asal Palestina sebagai native speakers. Kedua mahasiswa tersebut adalah Nourelhuda S.B. Elmanaya yang mengampu bahasa Arab di Quranic class dan Sujood Amjad Mohammed Boulad yang mengampu bahasa Inggris di Smart class. Kedua mahasiswa asing ini mendampingi siswa mendalami materi kosa kata harian (daily vocabs). Antusiasme siswa saat mengikuti kelas terlihat dari semangat mengikuti games maupun menjawab pertanyaan dari native speaker.
Miss Sujood, native speaker Bahasa Inggris merasa sangat senang berkesempatan mengajar di MTs Muhammadiyah Surakarta. “Ini pertama kali saya berkunjung di MTs Muhammadiyah, kesan pertama saya madrasahnya tertata dalam lingkungan belajar yang luar biasa. Guru dan staf yang kooperatif, siswa yang disiplin bagus dalam berbahasa Inggris serta Kepala madrasah yang selalu memberi motivasi siswanya. Saya ucapkan terimakasih dan sukses untuk MTs Muhammadiyah Surakarta.” ucapnya.
Kepala madrasah, Mar’atus Sholikah Isnaini menyampaikan bahwa kami ingin membiasakan siswa menggunakan Bahasa Inggris dan Bahasa Arab dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya di dalam kelas tetapi juga melalui berbagai aktivitas nyata. Kehadiran mahasiswa asing dari Universitas Muhammadiyah Surakarta menjadi pengalaman berharga bagi siswa untuk berinteraksi langsung dengan penutur yang fasih sehingga kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, dan wawasan global mereka semakin berkembang. Kami berharap kegiatan ini dapat melahirkan generasi yang berkarakter Islami, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan dunia internasional tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
Tidak kalah menarik puncak keseruan acara malam hari yaitu Talent Show Night. Panggung ini menjadi ajang bagi para siswa untuk mengekspresikan bakat seni mereka dalam berbahasa asing. Berbagai pertunjukan mulai dari drama pendek, pidato hingga unjuk kreativitas seni islami ditampilkan secara apik di hadapan para guru dan sebagian wali siswa yang hadir.
Kegiatan hari kedua fokus pada permainan mengasah daya ingat pada materi yang sudah disampaikan dalam sesi Language treasure hunt. Dalam permainan ini dipilih kelompok terbaik dengan nilai tertinggi baik Smart class maupun Qur’anic class.
Sri Hartati, selaku Pengawas Madrasah Kementrian Agama Kota Surakarta memberikan apresiasinya untuk kegiatan ini. “Mengkombinasikan kedua bahasa ini dalam satu kegiatan camp adalah langkah yang cerdas dan visioner. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya dipersiapkan menjadi generasi yang unggul secara akademis, tetapi juga menjafi generasi yang berwawasan global dan berkarakter kuat,”ujarnya.
Ia menambahkan bahwa mempelajari Bahasa Inggris adalah Lingua Franca bahasa Internasional untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan Informasi global, sedangkan Bahasa Arab adalah bahasa agama yang strategis dalam informasi global saat ini.
MTs Muhammadiyah sudah mempersiapkan siswa-suswanya jauh-jauh hari untuk menjadi generasi emas yang profesional. “Sukses buat Mts Muhammadiyah selalulah melakukan terobosan ke depan buat generasi Muslim Indonesia,”ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan upacara penutupan menggunakan bahasa Arab dan pemberian hadiah untuk kelompok terbaik Smart Class dan Quranic Class. (hfdz/my)


















