Surakarta (Humas) – Pondok Putra KH Ahmad Dahlan (KHAD) MTs Muhammadiyah Surakarta sukses melaksanakan kegiatan Rihlah dan Tadabur Alam di wilayah Kabupaten Gunungkidul pada Sabtu-Minggu (9-10/5/2026). Kegiatan Rihlah kali ini memadukan aspek spiritual, sosial dan rekreasi bagi para santri.
Misi pertama adalah kegiatan berbagi dan syiar di Masjid Muhajirin yang berlokasi di Dusun Tambak Melikan Rongkop Gunungkidul. Para santri mengadakan kegiatan bersih masjid, tadarus bersama, Kultum, dan berbagi Kipas Angin serta beberapa sajadah. Santri terlibat langsung membersihkan masjid, membersihkan karpet, halaman dan kamar mandi masjid. Santri membaur bersama para jamaah masjid yang juga hadir dalam giat tersebut.
Muchammad Zainal Arifin selaku koordinator pondok putra menyampaian bahwa rangkaian acara rihlah tahun ini bertujuan untuk syiar kebaikan dan berbagi dengan sesama khususnya jamaah masjid. “Rihlah tahun ini madrasah memadukan acara tadabur alam dengan acara sosial dan berharap para santri khususnya putra mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di pondok yaitu perbanyak syiar kebaikan dan berbagi. Semakin tumbuh rasa kepedulian terhadap sesama” harapnya.
Adzan magrib dikumandangkan oleh Santri Hidayat Nurwahid. Usai sholat Maghrib, dilanjutkan dengan tadarus bersama. Suasana semakin khidmat saat mendengarkan kultum yang disampaikan oleh Wahyu Wirda Maulana dengan tema “Ibadah dan amalan di bulan Dzulhijah”. Giat diakhiri dengan Sholat Isya’, dan kali ini adzan dikumandangkan oleh Santri Abdulloh Tsabit.
Ketua Takmir Masjid Muhajirin, Subandiyono menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kunjungan dari Santri KHAD MTs Muhammadiyah Surakarta. “MasyaAllah santri pondok yang luar biasa sudah ikut membersihkan masjid dan memakmurkan masjid Muhajirin ini. Dan semoga apa yang sudah diberikan kepada masjid bisa bermanfaat dan menjadi amal jariyah Keluarga pondok KHAD MTs Muhammadiyah Surakarta,” harapnya.
Setelah kegiatan malam, para santri menginap di salah satu rumah warga. Mar’atus Sholikah Isnaini selaku kepala Madrasah mengungkap rasa bangganya kepada santri pondok. “Saya selaku kepala Madrasah menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas terlaksananya kegiatan Rihlah Pondok Putra KH Ahmad Dahlan yang berjalan dengan lancar dan penuh makna,”imbuhnya. Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perjalanan wisata, tetapi menjadi sarana pembentukan karakter santri agar memiliki jiwa peduli, mandiri, serta cinta terhadap dakwah dan alam ciptaan Allah SWT.

Rihlah tahun ini memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi para santri. Mereka belajar langsung tentang arti kepedulian sosial, ukhuwah, syiar Islam, dan rasa syukur melalui tadabur alam. Kami berharap kegiatan seperti ini mampu membentuk santri yang tidak hanya unggul dalam ilmu, tetapi juga memiliki akhlak mulia, semangat berbagi, dan kepekaan terhadap masyarakat sekitar.
“Saya berharap semangat kebersamaan dan nilai-nilai kebaikan yang diperoleh selama kegiatan dapat terus diterapkan para santri dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan pondok, madrasah, maupun masyarakat,”tuturnya.
Dalam kesempatan terpisah, Pengawas Madrasah , Sri Hartati memberikan apresiasi pada kegiatan Rihlah ini. “Apresiasi setinggi-tingginya bagi keluarga besar pondok putra KH Ahmad Dahlan MTs Muhammadiyah Surakarta. Giat ini bukan sekedar perjalanan fisik, melainkan momentum untuk merekatkan ukhuwah islamiyah sekaligus menanamkan kepedulian sosial. Kami berharap kehadiran santri dapat memberikan energi positif bagi jamaah setempat dan menjadi bukti nyata memajukan persyarikatan. Teruslah bergerak, mencerahkan semesta!” tegasnya.
Kegiatana di akhiri dengan tadabur alam di Pantai Drini pada esok harinya. Kegiatan ini menambah rasa syukur atas nikmat yang telah Allah berikan. Keceriaan para santri terlihat saat para santri bermain dan menaiki kano menyisir laut yang tidak terlalu dalam dengan pemandangan bukit kecil di sekitar pantai Drini. (hfdz/my)




















