Surakarta (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta kembali melaksanakan apel pagi rutin di halaman kantor, Senin (31/8/2026). Apel diikuti oleh seluruh pegawai bersama jajaran pimpinan Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta.
Bertindak sebagai pembina apel, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta, Ahmad Ulin Nur Hafsun, memberikan sejumlah arahan kepada seluruh pegawai. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pelaksanaan pengisian kuesioner Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP).
Ahmad Ulin menyampaikan bahwa Senin (31/8/2026) merupakan batas akhir pengisian kuesioner SPIP. Karena itu, ia meminta seluruh pegawai yang belum berpartisipasi agar segera menyelesaikan pengisian sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
“Ini menjadi bagian dari proses evaluasi kita bersama. Jangan sampai karena sudah disampaikan beberapa waktu lalu kemudian terlewat. Saya berharap seluruh pegawai dapat berpartisipasi dan menyelesaikan pengisian sesuai batas waktu yang ditetapkan,” ujar Ahmad Ulin.
Menurutnya, pengisian kuesioner SPIP tidak semata-mata dipandang sebagai kewajiban administratif, tetapi juga menjadi bagian dari upaya untuk melihat dan memperkuat penerapan pengendalian internal dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Melalui SPIP, setiap unsur dalam organisasi diharapkan memiliki kesadaran terhadap pentingnya pengendalian, pengelolaan risiko, serta kepatuhan terhadap ketentuan dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ahmad Ulin juga mengingatkan bahwa penguatan pengendalian internal membutuhkan keterlibatan seluruh pegawai. Setiap pegawai memiliki peran dalam menciptakan tata kelola organisasi yang tertib, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“SPIP bukan hanya menjadi tanggung jawab satu atau dua orang. Ini menjadi bagian dari tanggung jawab kita bersama untuk memastikan bahwa proses kerja di lingkungan Kementerian Agama berjalan dengan baik, tertib, dan sesuai dengan ketentuan,” jelasnya.
Ia berharap hasil dari pelaksanaan SPIP dapat menjadi bahan evaluasi untuk melakukan perbaikan secara berkelanjutan di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta.
Dengan partisipasi seluruh pegawai, pelaksanaan SPIP diharapkan tidak hanya menghasilkan pemenuhan administrasi, tetapi juga semakin memperkuat budaya pengendalian dan integritas dalam pelaksanaan tugas.(Za)
Dari Syekaten 2026, Kemenag Surakarta Perkuat Dukungan untuk UMKM Syariah
Surakarta (Humas) – Bank Indonesia (BI) Solo terus mendorong penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di wilayah Surakarta melalui pemberdayaan...
Selanjutnya















