Surakarta (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta menyapa masyarakat Surakarta melalui kegiatan Kemenag Menyapa yang digelar di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Slamet Riyadi, Minggu (30/8/2026).
Kegiatan ini menjadi sarana bagi Kemenag Kota Surakarta untuk memperkenalkan berbagai layanan yang dapat diakses masyarakat. Selain sosialisasi layanan, Kemenag Menyapa juga diisi dengan kampanye antigratifikasi serta sosialisasi dan kampanye Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI yang akan diselenggarakan di Jawa Tengah pada 11–20 September 2026.
Tidak hanya menghadirkan layanan dan sosialisasi, Kemenag Kota Surakarta juga menggelar talk show sederhana bertajuk Jagongan Slow Solo (Joglo Solo). Pada kesempatan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta Ahmad Ulin Nur Hafsun bersama Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Surakarta sekaligus Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Surakarta, Purwanti, hadir sebagai narasumber dalam dialog bertema “Kupas Tuntas MTQ Nasional XXXI.”
Dalam paparannya, Purwanti menyampaikan rasa bangga atas terpilihnya Jawa Tengah sebagai tuan rumah penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI. Ia juga mengungkapkan bahwa Kota Surakarta turut mengirimkan delegasi untuk berlaga di ajang tingkat nasional tersebut.
“Tentunya kita ikut berbangga karena Jawa Tengah menjadi tuan rumah MTQ Nasional. Kita juga bangga karena Kota Surakarta mengirimkan satu delegasi. Meskipun hanya satu peserta, proses persiapan telah dilakukan jauh-jauh hari dan secara rutin Pemerintah Kota Surakarta terus mendorong serta melakukan pembinaan dalam rangka menyiapkan para delegasi yang akan bertanding,” ujar Purwanti.
Ia menjelaskan bahwa pembinaan dan pengembangan Tilawatil Qur’an di Kota Surakarta dilakukan secara kolaboratif melalui Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) yang ada di tingkat kota hingga kecamatan.
“Di Kota Surakarta terdapat LPTQ, yaitu Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an, mulai dari tingkat kota hingga kecamatan. Unsur-unsur yang terlibat di dalamnya tidak hanya berasal dari pemerintah daerah, tetapi juga Kantor Kementerian Agama serta berbagai pemangku kepentingan yang memiliki kompetensi di bidang ini,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta Ahmad Ulin Nur Hafsun menyampaikan rasa syukur dan bangga atas keikutsertaan wakil Kota Surakarta dalam ajang MTQ Nasional XXXI.
“Kita bersyukur dan ikut berbangga karena Kota Surakarta mengirimkan satu peserta di tingkat nasional, yakni Mas Ghozi. Beliau akan mengikuti cabang lomba Qira’at Tafsir Al-Qur’an Bahasa Inggris,” ungkap Ahmad Ulin.
Menurutnya, persiapan terus dilakukan secara optimal untuk memberikan dukungan terbaik kepada peserta yang akan membawa nama Kota Surakarta di tingkat nasional.
“Tentu saja kita menyiapkan yang bersangkutan dengan sebaik-baiknya. Mari kita semua sebagai warga Kota Surakarta ikut menyemarakkan kegiatan MTQ Nasional ini dengan semeriah-meriahnya serta memberikan dukungan dan doa kepada peserta kita,” imbuhnya.
Melalui kegiatan Kemenag Menyapa, masyarakat yang tengah menikmati suasana CFD tidak hanya mendapatkan informasi mengenai berbagai layanan Kementerian Agama, tetapi juga diajak untuk mengenal lebih dekat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI serta memberikan dukungan kepada kontingen Jawa Tengah, khususnya wakil dari Kota Surakarta.(Za)
Perkuat Integritas dan Profesionalitas, MAN 1 Surakarta Gelar Pembinaan Guru dan Karyawan
Surakarta (Humas) - Integritas menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun madrasah yang profesional dan berkarakter. Hal tersebut ditegaskan dalam...
Selanjutnya













