Kota Surakarta (Humas) – Usai gandeng Bank Sampah Katon Semilak Gebang, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Surakarta kembali mengukuhkan komitmennya sebagai Sekolah Adiwiyata dengan menggandeng Program Kampung Iklim Dukuh Kopen (Proklim Kopensae). Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilaksanakan langsung oleh Kepala MAN 1 Surakarta Ahmad Wardimin dan Ketua Proklim Kopensae Suryono Arief Wijaya pada Senin (19/1/2026) di Ruang Lobby MAN 1 Surakarta.
Dalam kesempatan tersebut pula, Ahmad Wardimin mengungkapkan bahwa kolaborasi tersebut merupakan langkah nyata dalam menyukseskan program Adiwiyata MAN 1 Surakarta.
“Kerja sama ini adalah bagian dari komitmen kami untuk membina serta membimbing perilaku ramah lingkungan hidup, tidak hanya bagi siswa tetapi juga seluruh warga sekolah. Kami ingin memastikan bahwa Program Adiwiyata berjalan secara terukur dan berdampak nyata bagi lingkungan sekitar madrasah,” ungkap Ahmad Wardimin. Ia juga menambahkan bahwa kedua belah pihak akan berkolaborasi secara teknis dalam menentukan jadwal serta jenis kegiatan lingkungan yang akan dilaksanakan di sekolah.
Senada dengan hal tersebut, Suryono Arief Wijaya menyatakan kesiapan organisasinya dalam memberikan pendampingan teknis kepada pihak madrasah. “Prinsip utama dari kemitraan ini adalah penyuluhan dan pembinaan yang saling membantu. Kami menegaskan bahwa kerja sama ini bersifat non-laba atau tidak mencari keuntungan materi, melainkan murni untuk pengabdian lingkungan,” tegas Suryono Arief Wijaya. Ia menambahkan Proklim Kopensae akan menerjunkan personel dan petugas yang kompeten untuk mendukung setiap kegiatan yang telah disepakati bersama.
Berdasarkan naskah perjanjian, kerja sama ini berlaku untuk jangka waktu satu tahun dan akan diperpanjang secara otomatis untuk periode dua tahun berikutnya apabila tidak ada keberatan dari para pihak. Mengenai pembiayaan, kedua belah pihak sepakat untuk menanggung biaya yang timbul secara bersama-sama sesuai dengan anggaran kegiatan yang telah disetujui.
MAN 1 Surakarta Kembangkan Sekolah Berwawasan Lingkungan
Tidak cukup berhenti sebagai Sekolah Adiwiyata, di hari dan tempat yang sama namun berbeda waktu, MAN 1 Surakarta merambah untuk mengembangkan Sekolah Berwawasan Lingkungan dengan menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surakarta. Penandatanganan MoU dilakukan oleh Ahmad Wardimin dan Plt. Kepala DLH Agung Riyadi, menandai langkah strategis dalam memperkuat komitmen bersama terhadap pelestarian lingkungan hidup melalui dunia pendidikan.

Kerjasama bertujuan untuk mendukung terwujudnya MAN 1 Surakarta sebagai sekolah berwawasan lingkungan, melalui penguatan sumber daya manusia, pengembangan program sekolah, serta peningkatan kesadaran dan partisipasi seluruh warga madrasah dalam menjaga dan melestarikan lingkungan.
Dalam MoU tersebut, MAN 1 Surakarta memiliki peran menyiapkan institusi madrasah sebagai sekolah berwawasan lingkungan, termasuk mempersiapkan guru sebagai tim penggerak, melibatkan peserta didik secara aktif, mendorong peran serta orang tua melalui komite sekolah, serta melengkapi sarana dan prasarana pendukung program lingkungan.
Sementara itu, DLH Kota Surakarta berkomitmen untuk mendukung pelaksanaan program melalui penyediaan sumber daya manusia yang kompeten sebagai narasumber dan konsultan, serta membantu pengembangan sarana prasarana lingkungan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan yang ada.
Ahmad Wardimin menyampaikan bahwa kerja sama ini diharapkan mampu menumbuhkan budaya peduli lingkungan di lingkungan madrasah secara berkelanjutan.
“Melalui sinergi dengan Dinas Lingkungan Hidup, kami ingin membentuk karakter peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran dan tanggung jawab terhadap lingkungan,” ujar Ahmad Wardimin.
Sementara itu, Agung Riyadi menegaskan pentingnya peran sekolah dalam mendukung program pembangunan lingkungan hidup. Menurutnya, madrasah memiliki posisi strategis dalam membangun kesadaran lingkungan sejak dini.
Dengan ditandatanganinya MoU ini, MAN 1 Surakarta dan DLH Kota Surakarta sepakat untuk saling mendukung dan menyukseskan berbagai program kegiatan yang berorientasi pada pengembangan sekolah berwawasan lingkungan, demi terwujudnya lingkungan pendidikan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Dengan ditandatanganinya kedua MoU tersebut, MAN 1 Surakarta diharapkan dapat menjadi pelopor madrasah yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai kepedulian lingkungan ke dalam perilaku harian seluruh civitas akademikanya. (rsd/rmd)

















