Kota Surakarta (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta menggelar rapat perdana dan apresiasi bagi para personel Hubungan Masyarakat (Humas) dari 14 Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA), baik negeri maupun swasta, pada Sabtu (10/1/2026). Inisiatif yang diprakarsai Pengawas Madrasah Sri Hartati ini bertujuan mengapresiasi kinerja publikasi selama ini sekaligus meningkatkan kualitas dan dampak pemberitaan pendidikan keagamaan Islam, selaras dengan gagasan layanan keagamaan berdampak dari Kemenag Pusat.
Dalam rapat koordinasi tersebut, Sri Hartati menggandeng dua orang Pelaksana Bidang Kehumasan Kankemenag Kota Surakarta, May Hidayah Isnaini dan Rama Dayanti, untuk menyelaraskan strategi komunikasi. Harapannya, publikasi dari madrasah tidak hanya menampilkan kegiatan internal, tetapi juga dapat mengangkat nilai-nilai dan inovasi layanan bidang pendidikan agama Islam di lingkungan madrasah, yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Sri Hartati menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi seluruh madrasah. Ia berharap prestasi ini dapat memotivasi madrasah lain untuk lebih giat memublikasikan kegiatan yang tidak hanya informatif, tetapi juga inspiratif dan sejalan dengan visi pendidikan Islam yang moderat dan berdampak.
Garda Terdepan Literasi: Kala Kolaborasi Guru dan Siswa MAN 1 Surakarta Berbuah Penghargaan Top News Contributor
Keberhasilan meraih predikat kontributor berita terbaik ini tidak lepas dari produktivitas tim yang luar biasa. Tercatat sepanjang Semester 1 tahun 2025, tim ini telah memproduksi dan mempublikasikan sebanyak 29 berita. Menariknya, proses penyusunan berita di MAN 1 Surakarta tidak hanya dilakukan oleh jajaran guru atau staf humas, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif para siswa. Para siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler jurnalistik dilatih untuk terjun langsung ke lapangan, meliput agenda sekolah, hingga menyusun naskah berita.

Koordinator Tim Jurnalistik, Rusdi Mustapa, menjelaskan bahwa keterlibatan siswa adalah strategi utama untuk mengimbangi padatnya jadwal kegiatan di madrasah yang dikenal sebagai “Sekolah Para Juara” ini.
“Agenda kegiatan di MAN 1 Surakarta sangat banyak, hampir setiap hari ada prestasi atau acara yang layak diberitakan. Dengan melibatkan siswa, kami tidak hanya terbantu dalam hal teknis peliputan, tetapi juga memberikan wadah edukasi literasi yang nyata bagi mereka. Mereka belajar cara mewawancarai, mengambil sudut pandang berita, dan menulis secara sistematis,” papar Rusdi yang juga guru sejarah.
Kepala MAN 1 Surakarta, Ahmad Wardimin, menyampaikan rasa syukur dan bangganya saat ditemui usai menerima kabar penghargaan tersebut. Menurutnya, publikasi adalah jendela bagi masyarakat untuk melihat kualitas pendidikan di dalam madrasah.
“Alhamdulillah, penghargaan ini adalah kado awal tahun bagi seluruh keluarga besar MAN 1 Surakarta. Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Tim Jurnalistik dan anak-anak kami yang telah bekerja di balik layar. 29 berita dalam satu semester bukanlah angka yang kecil, itu menunjukkan dinamika madrasah kita sangat hidup,” ungkap Ahmad Wardimin.
Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa keterlibatan siswa dalam tim pemberitaan memiliki nilai filosofis tersendiri. “Zaman sekarang, kemampuan komunikasi dan menulis adalah soft skill yang sangat mahal. Dengan melibatkan siswa untuk menyampaikan kegiatan madrasah kepada masyarakat, kita sedang melatih calon-calon pemimpin yang komunikatif. Saya ingin setiap prestasi yang diraih oleh siswa kita di sudut mana pun, dapat terbaca dan menginspirasi orang lain melalui tulisan mereka sendiri,” tambahnya dengan penuh semangat.
Konsistensi, Ketekunan, dan Semangat Berbagi: Kunci Keberhasilan MTs 2 Surakarta Bangun Komunikasi Publik Yang Positif
Sepanjang Semester I Tahun 2025, berbagai program unggulan, prestasi siswa dan guru, kegiatan keagamaan, hingga aksi sosial dari MTs N 2 tersaji secara konsisten melalui kanal publikasi resmi. Tidak sekadar menyampaikan kabar, pemberitaan yang dihadirkan juga dinilai mampu menginspirasi serta mencerminkan wajah madrasah yang dinamis dan progresif.
Sementara itu, Kepala MTsN 2 Surakarta Kirno Suwanto, menegaskan bahwa publikasi adalah bentuk pertanggungjawaban dan transparansi madrasah kepada publik. “Apresiasi ini adalah milik bersama. Setiap kegiatan yang kami publikasikan lahir dari kerja keras guru, tenaga kependidikan, peserta didik, dan dukungan orang tua. Kami hanya berusaha menyampaikan apa yang benar-benar dikerjakan dengan niat baik dan penuh tanggung jawab,” ungkap Kirno Suwanto. Konsistensi dalam menyajikan informasi yang aktual dan bermutu menjadi kunci keberhasilan MTsN 2.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa publikasi bukanlah tujuan utama, melainkan bagian dari upaya menjaga transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan publik terhadap madrasah.
“Bagi kami, menulis dan menyampaikan berita adalah bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat. Madrasah harus terbuka, jujur, dan komunikatif. Ketika kegiatan baik dibagikan, semoga dapat menginspirasi dan memberi manfaat yang lebih luas,” tambahnya.
Untuk meningkatkan kualitas konten ke depannya, May Hidayah Isnaini membagikan kiat praktis dalam rapat tersebut. Ia menekankan pentingnya mencari angle atau sudut pandang yang unik dari setiap kegiatan agar pemberitaan lebih menarik dan layak terbit. “Misalnya momen Idul Adha, semua menyembelih hewan qurban, semua masak-masak dan semuanya makan bersama. Ini tolong dicari, dikulik hal unik apa yang bisa diangkat sehingga nanti pemberitaannya bisa terbit!,” ujar May Hidayah.

Pernyataan tersebut diperkuat oleh Rama Dayanti yang memberikan contoh konkret. “Hal yang berbeda bisa diangkat dari juru sembelihnya. Sebagai contoh MAN 1 Surakarta mendatangkan Juru Sembelih Halal (JULEHA) yang tersertifikasi resmi BNSP, yang didapatkan melalui afiliasi LPH UIN RMS Surakarta. Misalnya seperti itu nggih, Bapak/Ibu!,” imbuh Rama Dayanti.
Melalui kegiatan tersebut, Kankemenag Kota Surakarta ingin membangun sinergi yang lebih solid antara tim humas madrasah dengan bidang kehumasan kantor kemenag. Sinergi ini diharapkan mampu menyajikan narasi yang komprehensif tentang dinamika pendidikan Islam, sekaligus mendukung program layanan keagamaan berdampak, seperti yang diamanatkan di tingkat pusat. Sebagai puncak acara, Sri Hartati mewakili Kankemenag Kota Surakarta menganugerahkan penghargaan Top News Madrasah’s Contributor Tahun 2025. MAN 1 Surakarta dan MTsN 2 Surakarta menyabet penghargaan untuk kategori madrasah negeri, sementara MA dan MTs Muhammadiyah meraih apresiasi serupa untuk kategori madrasah swasta, atas konsistensi dan kuantitas kontribusi pemberitaan mereka. (rsd/bel/rmd)





















