Surakarta — Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta bersama Masjid Raya Sheikh Zayed dan Forum Ta’aruf Indonesia (Fortais) kembali menggelar kegiatan Golek Garwo edisi ke-4 dengan tema “KORPRI Mantu”. Kegiatan yang turut diinisiasi oleh Sekretariat Jenderal KORPRI Pusat ini berlangsung pada Minggu (5/7/2026) di Masjid Raya Sheikh Zayed, Surakarta.
Sebanyak 450 peserta dari kalangan KORPRI se-Solo Raya mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias. Suasana acara berlangsung meriah namun tetap khidmat, mencerminkan tujuan mulia sebagai wadah mempertemukan para pencari jodoh dalam bingkai nilai-nilai keislaman.
Salah satu peserta, Abdul Aziz, staf Kelurahan Ngadirejo, Wonogiri, mengaku optimistis mengikuti kegiatan ini. Ia menyebut keikutsertaannya kali ini merupakan yang kedua.

“Ini kali kedua saya mengikuti Golek Garwo yang diselenggarakan Kemenag Surakarta. Sebelumnya saya sempat hampir berjodoh dengan seseorang, namun pada tahap akhir belum berjodoh. Semoga melalui kegiatan kali ini saya bisa mendapatkan pasangan yang sesuai,” ungkapnya.
Sementara itu, Wawan Nur Arifin, Penghulu Ahli Pertama Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta yang juga menjadi salah satu inisiator program Golek Garwo, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan hingga edisi keempat.
“Alhamdulillah, Kementerian Agama Kota Surakarta bersama Masjid Raya Sheikh Zayed dan Fortais kembali menyelenggarakan Golek Garwo hingga edisi keempat hari ini. Ini menunjukkan bahwa program ini terus mendapatkan kepercayaan dari masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, program Golek Garwo edisi #4 “KORPRI Mantu” merupakan bentuk ikhtiar nyata dalam membantu masyarakat yang telah siap menikah namun masih mengalami kesulitan menemukan pasangan hidup.

“Program ini menjadi ruang pertemuan yang aman, terarah, dan bertanggung jawab. Harapannya, proses pencarian jodoh dapat dilakukan secara lebih baik, sesuai dengan nilai-nilai agama serta norma yang berlaku,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta tidak hanya menemukan pasangan hidup, tetapi juga mampu membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, serta memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat.

















