Kota Surakarta (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta menggelar rapat Zona Integritas (ZI) di Aula R. Oesman Pudjotomo, Senin (02/03/2026). Rapat ini dihadiri oleh seluruh Ketua dan Sekretaris Kelompok Kerja (Pokja), serta Ketua Penilaian Mandiri Pembangunan (PMP) ZI yang juga Kasubbag Tata Usaha, Bagus Sigit Setiawan.
Turut hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta, Ahmad Ulin Nur Hafsun, yang memberikan arahan sekaligus motivasi kepada seluruh tim Pokja ZI.
Dalam arahannya, Ahmad Ulin Nur Hafsun menyampaikan bahwa upaya pembangunan Zona Integritas menunjukkan progres yang positif meskipun belum mencapai hasil maksimal. “Berkaitan dengan ZI, alhamdulillah tahun ini setelah tahun 2024 kita tidak lolos tahap 1, pada tahun 2025 kita berhasil lolos tahap 1, namun memang belum bisa melanjutkan ke tahap 2,” ujarnya.

Ia menegaskan pentingnya semangat berkelanjutan dalam mewujudkan Zona Integritas. “Kita harus melangkah ke depan, tidak boleh berhenti. Kita harus terus berikhtiar agar dapat lolos ke tahap berikutnya,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia juga mengusulkan adanya pendampingan dari Biro Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) guna memperkuat langkah strategis. “Kami memohon kepada Biro Ortala untuk memberikan bimbingan lanjutan, sehingga di awal tahun ini kita bisa bersurat untuk mendapatkan pendampingan ZI,” imbuhnya.
Ia juga menekankan pentingnya konsistensi dalam menjaga alur dan tata kelola. “Tim akan mendampingi tiap Pokja. Mulai sekarang kita jalankan, kita jaga alurnya dan tata kelolanya. Perbaikan harus dimulai dari diri kita masing-masing,” pesannya.
Sementara itu, Ketua PMP ZI, Bagus Sigit Setiawan, menyampaikan pentingnya perencanaan dan evaluasi yang terukur dalam setiap Pokja. “Target dari tiap Pokja silakan disusun. Setiap bulan dilakukan penyesuaian dan pemantauan capaian,” jelasnya.
Ia juga menekankan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai kunci keberhasilan pembangunan Zona Integritas. “Kita tingkatkan kompetensi dan pelayanan kita, sehingga mampu menjadi petugas pelayanan yang baik di bidang pendidikan dan keagamaan,” pungkasnya.
Melalui rapat ini, diharapkan seluruh tim Pokja ZI dapat memperkuat sinergi dan komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima. (Za)




















