Kota Surakarta (Humas) – Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Surakarta, pada hari Senin (15/12/2025) bertempat di di Aula R. Oesman Pudjotomo memberikan pembinaan strategis dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP). Mewakili Kepala Kantor selaku Dewan Pembina, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kankemenag Kota Surakarta Bagus Sigit Setiawan, menekankan bahwa institusi memandang DWP sebagai mitra penting dalam menyukseskan tujuan pembangunan nasional. Kankemenag menginstruksikan agar setiap anggota DWP mengambil peran aktif dalam pendidikan dan pola asuh anak guna mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur melalui keseimbangan yang kokoh antara aspek material dan spiritual.
Dalam arahannya, Kankemenag Kota Surakarta menyoroti secara mendalam nilai teologis yang terkandung dalam Hymne DWP, khususnya pada bait pertama yang memuat prinsip takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Bagus Sigit Setiawan menegaskan bahwa bait tersebut bukan sekadar lirik, melainkan representasi dari identitas setiap anggota yang harus menjadikan nilai ketuhanan sebagai motor penggerak dalam setiap pengabdian. Bagi Kankemenag, manifestasi takwa dalam berorganisasi adalah kunci untuk memastikan bahwa seluruh program kerja DWP selaras dengan visi besar kementerian dalam menjaga moralitas bangsa dan integritas keluarga.

Sejalan dengan garis kebijakan pembina, Ketua DWP Kankemenag Kota Surakarta Nihayatul Husna Ulin Nur, menjabarkan implementasi tema “Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas 2045”. Ia menekankan bahwa melalui bimbingan Kankemenag, DWP berkomitmen menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter spiritual yang kuat sesuai visi Indonesia masa depan. Nihayatul juga menyerukan agar seluruh anggota menjalankan amanat organisasi ini dengan hati yang riang dan tanpa keterpaksaan, sehingga kekompakan yang terbangun mampu membawa DWP semakin berjaya dan bahagia.
Kankemenag Kota Surakarta juga mengapresiasi laporan kinerja yang disampaikan Wakil Ketua DWP Nikmah Bagus Sigit, yang merangkum berbagai capaian sepanjang tahun 2025 sebagai wujud nyata instruksi pembina. Serangkaian program tersebut meliputi pelatihan keterampilan di MAN 1 dan MAN 2, aksi sosial kesehatan lewat pemeriksaan Sadanis, pemberdayaan ekonomi UMKM di MTsN 1, hingga program dedikatif “DWP Mengajar” di jenjang RA. Seluruh kegiatan ini dinilai Kankemenag sebagai langkah sistematis organisasi dalam menyentuh berbagai lapisan masyarakat sekaligus memperkuat internalisasi seragam resmi dan identitas organisasi lewat lomba tata busana.
Penekanan utama dari Kankemenag Surakarta dalam peringatan tahun ini adalah pentingnya membungkus peran DWP dalam spiritualisme yang utuh. Bagus Sigit Setiawan menyampaikan pesan bahwa sebagai satu-satunya instansi yang menjadi etalase bagi semua agama, Kemenag memikul tanggung jawab agar tema HUT DWP tahun ini benar-benar sarat dengan pesan keagamaan yang menyejukkan. Peran DWP untuk Indonesia Emas 2045 harus diakselerasi melalui prinsip asih, asah, dan asuh yang mampu mengoptimalkan tumbuh kembang anak sesuai potensi uniknya. Kankemenag memandang hal ini sebagai tantangan besar dalam pola asuh modern yang harus dijawab dengan kehadiran ibu yang cerdas secara spiritual.

Sebagai penutup pembinaan, Kankemenag Kota Surakarta berharap seluruh jajaran DWP terus bertransformasi menjadi organisasi yang adaptif namun tetap memegang teguh nilai-nilai keagamaan. Sinergi antara kebijakan kantor dan kreativitas DWP diharapkan mampu melahirkan dampak luas yang mendukung keberhasilan tugas-tugas Kementerian Agama di tengah masyarakat. Dengan semangat HUT ke-26 ini, Kankemenag Kota Surakarta berkomitmen untuk terus mengawal peran perempuan sebagai pilar utama dalam membangun fondasi spiritual keluarga demi keberlanjutan bangsa yang bermartabat dan sejahtera. (rmd)




















