Kota Surakarta (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta menghadiri acara peletakan batu pertama program bantuan sanitasi MCK, renovasi rumah tidak layak huni (RTLH), serta renovasi masjid yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surakarta di Sabranglor RT 06 RW 08, Mojosongo, Kecamatan Jebres, pada Rabu (26/11/2025).
Acara ini dihadiri oleh Wali Kota Surakarta, Ketua BAZNAS Kota Surakarta, serta perwakilan dari berbagai organisasi masyarakat. Kantor Kemenag Kota Surakarta diwakili oleh Kepala KUA Jebres, Ismail Ghofar, serta Ketua Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh), Pardi.
Ketua BAZNAS Kota Surakarta, Moh. Qoyim, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kepedulian BAZNAS terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Pada kegiatan ini, BAZNAS melaksanakan pembangunan rumah tinggal layak huni dengan total 40 unit se-Kota Surakarta. Kami juga membangun 25 unit MCK serta melakukan renovasi terhadap dua bangunan masjid,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa total dana yang disalurkan dalam program pembangunan sanitasi MCK, renovasi RTLH, dan renovasi masjid mencapai sekitar Rp800 juta.
“Alhamdulillah, dana yang tersalurkan untuk program bantuan ini adalah sekitar delapan ratus juta rupiah,” jelasnya.
Dalam wawancara terpisah, Ketua Pokjaluh, Pardi, menyampaikan dukungan penuh Kemenag Kota Surakarta terhadap program pemberdayaan dan kemaslahatan umat yang diinisiasi BAZNAS.
“Mewakili Kakankemenag Kota Surakarta, kami mendukung program kemaslahatan umat dan pemberdayaan mustahik yang dilakukan BAZNAS Kota Surakarta pada hari ini,” ungkapnya.
Pardi juga menjelaskan bahwa dua masjid di Kecamatan Jebres turut mendapatkan bantuan renovasi.
“Renovasi diberikan kepada Masjid Miftahul Jannah Ringroad Mojosongo yang mengalami kerusakan akibat musibah angin puting beliung, serta Masjid At-Tajdid Gandekan Jebres yang mengalami kerusakan akibat usia bangunan yang sudah tua,” terangnya.
Ia berharap BAZNAS Kota Surakarta terus menjadi mitra strategis dalam membantu fasilitas ibadah serta kebutuhan masyarakat.
“Harapannya, BAZNAS Kota Surakarta bersama lembaga dan instansi terkait dapat terus melakukan aksi yang bermanfaat bagi masyarakat. Masjid atau musala yang membutuhkan dukungan, baik secara fisik maupun nonfisik, semoga tetap mendapatkan perhatian khusus,” pungkasnya.
Program ini diharapkan mampu memperkuat kesejahteraan masyarakat serta meningkatkan kualitas lingkungan dan sarana ibadah di Kota Surakarta. (Za)




















