Kota Surakarta (Humas) – Usai melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kinerja (Perkin) dengan Kepala Kantor Wilayah Provinsi Jawa Tengah pada Jumat (23/1/2026) lalu, hari ini, Senin (2/2/2026) bertempat di Aula R. Oesman Pudjotomo, Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta menyelenggarakan Penandatanganan Perkin dan mengucapkan Deklarasi Janji Kerja. Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh Kepala Seksi, Penyelenggara, Kepala Madrasah Negeri se-kota Surakarta dan seluruh Pegawai bidang Perencanaan dan Keuangan (PPSPM, Bendahara, dan Pengelola DIPA).
Bertindak sebagai Ketua Panitia, Kepala Sub Bagian Tata Usaha yang juga merangkap Plt. Kasi Katolik Bagus Sigit Setiawan, menegaskan bahwa Perkin bukan sekadar formalitas administratif.

“Perkin adalah dokumen komitmen formal untuk mencapai target kinerja terukur yang berbasis pada perencanaan strategis,” jelas Bagus Sigit Setiawan. Ia menambahkan bahwa dokumen ini menjadi dasar evaluasi serta alat untuk mewujudkan akuntabilitas, transparansi, dan memperkuat komitmen integritas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mencegah korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Penandatanganan Perkin sebagai puncak kegiatan, dilakukan secara berurutan mulai dari Subbag TU, Seksi Pendidikan Madrasah, Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAKIS), Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Penyelenggara Katolik, kemudian Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1, MAN 2, Madrasah Tsanawiyah (MTS) N 1, MTs N 2 dan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Surakarta.

Dikemas sama dengan pelaksanaan di Kanwil Kemenag Jateng, Deklarasi Kinerja yang berisi enam poin dibacakan dengan dipimpin oleh Penyelenggara Zakat dan Wakaf Arif Ansori, serta ditirukan serentak oleh seluruh peserta.
Menutup kegiatan, Kepala Kankemenag Kota Surakarta Ahmad Ulin Nur Hafsun, menyampaikan pesan penting dari Kakanwil Kemenag Jateng Syaiful Mujab, kepada seluruh jajaran. Pesan pertama menekankan agar Perkin tidak dianggap sebagai sebatas selembar kertas, melainkan sebagai dokumen negara yang harus dihormati dan dijunjung tinggi sebagai acuan kerja. Ia menginstruksikan agar seluruh unit kerja menelaah dan memetakan Perkin sebagai peta jalan kerja yang konkret.
Pesan kedua mengingatkan agar target kinerja harus tetap selaras dengan Asta Cita dan senafas dengan Asta Protas Kementerian Agama secara nasional. Secara khusus, Ahmad Ulin Nur Hafsun juga mengajak seluruh ASN untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai inti ASN BerAKHLAK (Bersih, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif).

Di tengah kompleksitas tugas yang semakin meningkat, ia menutup dengan pendekatan yang lebih humanis dengan menyampaikan pesan agar para pegawai tetap menjaga keseimbangan kehidupan, baik di lingkungan kerja, masyarakat, maupun dalam kehidupan berkeluarga. Pesan ini menegaskan bahwa kinerja yang unggul harus dibangun di atas fondasi integritas dan kesejahteraan menyeluruh dan merata para pegawainya.
Melalui kegiatan penandatanganan Perkin ini, Kemenag Kota Surakarta tidak hanya menunaikan kewajiban administratif, tetapi secara proaktif membangun budaya kerja berintegritas dan berorientasi hasil. Penyelarasan dengan arahan Kanwil Kemenag Jateng, menunjukkan keseragaman langkah dan tekad kuat jajaran Kemenag di Jawa Tengah untuk menjadikan 2026 sebagai tahun prestasi kinerja. Acara ini menjadi milestone penting di awal tahun, tepatnya hari pertama kerja bulan kedua tahun 2026, untuk memastikan bahwa seluruh program layanan keagamaan dan pendidikan masyarakat dapat dijalankan dengan peta kerja yang jelas, terukur, dan penuh tanggung jawab. (rmd)






















