Kota Surakarta (Humas) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Surakarta kembali mengukuhkan posisinya sebagai institusi pendidikan unggul dengan meraih gelar Juara 1 pada Lomba Bola Voli Putri tingkat Kota Surakarta. Kompetisi bergengsi ini diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surakarta dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kemenag ke-80 tahun 2025.
Turnamen yang berlangsung meriah selama tiga hari, mulai dari 25 hingga 27 November 2025, menjadi panggung bagi Tim Bola Voli Putri MAN 1 Surakarta, terdiri dari guru-guru lintas mapel, untuk menunjukkan kelasnya. Dengan komposisi tim yang solid dan persiapan yang matang, tim yang diasuh dengan penuh dedikasi ini berhasil menaklukkan setiap lawan dengan skor meyakinkan, menembus babak final, dan menutup perjuangan dengan gelar juara.
Persiapan tim telah dilakukan jauh hari, melibatkan program latihan intensif yang fokus pada peningkatan fisik, teknik dasar, dan strategi permainan. Semangat madrasah “Melompat” yang menjadi tagline madrasah tampak jelas dalam etos kerja para pemain. Mereka menunjukkan ketahanan mental dan fisik yang luar biasa, terutama saat menghadapi poin-poin krusial di babak-babak penentuan.
Kekuatan utama tim terletak pada kekompakan dan kemampuan mereka membaca permainan lawan. Dalam pertandingan final yang penuh tensi, para pemain tidak hanya mengandalkan smash keras, tetapi juga passing presisi dan kerjasama tim yang harmonis, menjadikan mereka tim yang sulit ditembus.
Ahmad Wardimin, selaku Kepala MAN 1 Surakarta, menyampaikan apresiasi tertinggi atas dedikasi dan prestasi tim bola volly putri MAN 1 Surakarta.
“Pencapaian Juara 1 ini adalah kado terindah bagi MAN 1 Surakarta dan seluruh civitas akademika dalam menyambut peringatan Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama. Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada para srikandi kami. Kemenangan ini membuktikan bahwa madrasah, di bawah naungan Kemenag, bukan hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan keagamaan, tetapi juga mampu mencetak atlet-atlet berprestasi dengan karakter yang kuat.”
Ahmad Wardimin menambahkan, ada potensi besar pada guru-guru MAN 1 Surakarta. Oleh karena itu, madrasah akan terus berkomitmen untuk menyediakan fasilitas dan dukungan terbaik agar dapat terus “melompat” melampaui batas-batas potensi mereka. Ini adalah manifestasi nyata dari upaya membentuk insan madrasah yang berdaya saing global dan berakhlak mulia,” tambah beliau.
“Kami bersyukur dan terharu. Rasanya semua lelah selama latihan terbayar lunas. Kunci kami adalah rasa kekeluargaan yang kuat; kami bermain bukan sebagai individu, melainkan sebagai satu kesatuan. Kami berterima kasih kepada Bapak Kepala, guru-guru, dan pelatih yang tidak pernah berhenti percaya pada kemampuan kami. Kemenangan ini kami persembahkan untuk MAN 1 Surakarta, sebagai pengingat bahwa dengan tekad yang kuat, segala tantangan pasti bisa dilewati,” ujar Siti Nurjanah dengan penuh semangat.
Keberhasilan Tim Bola Voli putri ini diharapkan dapat menginspirasi seluruh siswa-siswi MAN 1 Surakarta untuk terus berprestasi di bidang minat dan bakat mereka, serta menumbuhkan rasa bangga sebagai bagian dari keluarga besar Madrasah yang Maju dan Melompat. (rsd/rmd)



















