Surakarta (Humas) – Rutin dilaksanakan, Apel Pagi yang diikuti oleh seluruh pegawai Kemenag Kota Surakarta (19/01/2026). Kali ini, agenda apel pagi di isi dengan seremoni Perpisahan Administratif Kantor Kementerian Haji Umroh Kota Surakarta dari Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta, yang sebelumnya secara resmi telah ditandai dengan Pelantikan di Bulan November 2025.
Pada kesempatan itu Kepala Kankemenag Kota Surakarta, Ahmad Ulin Nur Hafsun bertindak sebagai Pembina Apel, mempersilakan Plt. Kepala Kantor Kemenhaj Kota Surakarta, Umi Khozanah dan KaSubbag TU Kantor Kemenhaj Kota Surakarta, Syaiful Anwar beserta staff haji untuk maju di hadapan peserta apel.
Kata pamitan, disampaikan Umi Khozanah mewakili seluruh tim Kemenhaj Kota Surakarta. Ia menyampaikan rasa haru dan bangga, selama ini telah menjadi bagian dari Kementerian Agama selama 34 tahun. “Selama itu pula, banyak nasehat, banyak ilmu yang telah diterima, namun tulus saya mohon maaf, selama waktu yang lama tersebut, belum bisa memberikan prestasi ataupun menjadi pegawai yang baik dan membanggakan Kementerian Agama,”terangnya.

Selanjutnya, Umi memohonkan ijin bahwa ia bersama 5 staff haji, akan pindah atau mutasi dari Kementerian Agama ke Kementerian Haji menjalankan perintah Presiden Indonesia, melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 92 Tahun 2025 yang diterbitkan Presiden pada 8 September 2025 tahun lalu. Perpres tersebut mengamanatkan pembentukan Kementerian baru sebagai satu atap untuk menyatukan kewenangan pengelolaan haji dan umrah agar pelayanan lebih terintegrasi.
Umi juga memerintahkan pada staffnya, untuk segera menyelesaikan urusan administrasi agar segera fokus melaksanakan layanan bagi jamaah haji Kota Surakarta. “Saya mohon doa dan restu pada teman-teman semua, Bapak Kepala Kemenag, agar pelaksanakaan tugas di Kemenhaj ini bisa lebih amanah, baik dan bahagia,”tuturnya.

Selanjutnya, Ahmad Ulin menyambut perpisahan dengan optimis, dan menjelaskan bahwa Kemenag dan Kemenhaj hanya berpisah dalam hal administratif. “Kita masih menginjak pekarangan yang sama, tanah yang sama, air yang kita gunakan, berasal dari sumber yang sama, untuk itu silaturahim wajib kita jaga baik,” jelasnya.
Tujuan seremoni pemisahan secara administratif melalui Apel harian di Kantor Kemenag Kota Surakarta ini di antaranya untuk menegaskan kepada seluruh pegawai, serta mengabarkan kepada masyarakat, bahwa secara administratif pelayanan Haji dan Umroh sudah tidak menjadi kewenangan Kementerian Agama, melainkan sepenuhnya menjadi tugas dan tanggung jawab Kementerian Haji. Sebab masih ada anggapan di masyarakat bahwa urusan haji dan umroh masih menjadi urusan Kementerian Agama. Maka untuk selanjutnya masyarakat bisa mengurus atau mendapat pelayanan berkaitan dengan haji dan umroh langsung ke Kantor Kementerian Haji Kota Surakarta.
Ulin menambahkan, karena gedung PLHUT masih difungsikan bersama antara Kankemenag Kota Surakarta dengan Kankemenhaj Kota Surakarta, maka selanjutnya akan diadakan MoU antara Kemenag dan Kemenhaj Kota Surakarta. “Bahwa gedung memang sudah diserahkan ke kemenhaj, namun Gedung PLHUT berdiri di tanah milik Kementerian Agama, untuk itu kita akan duduk bersama, membahas tentang kerjasama yang baik,” tutupnya.

Apel diakhiri dengan jabat tangan, oleh seluruh pegawai Kemenag Surakarta dengan rekan-rekan yang telah pindah ke Kementerian Haji. Perpisahan administrtif bukan merupakan akhir kerjasama, namun sebuah awal dari perjuangan baru demi melaksanakan layanan terbaik untuk masyarakat. (may)

















