Kota Surakarta (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta pada hari Kamis (4/12/2025) menerima kunjungan silaturahmi dari Lembaga Amil dan Zakat Nasional (Laznas) Yatim Mandiri Solo. Dalam audiensi yang berlangsung hangat, Kepala Kantor Kemenag Kota Surakarta Ahmad Ulin Nur Hafsun didampingi Penyelenggara Zakat dan Wakaf Arif Ansori, menerima kunjungan Kepala Cabang Yatim Mandiri Solo Ahmad Burhan Farid bersama finalis Olimpiade Matematika dan Al-Qur’an (OMATIQ) Nasional 2025 Hakesha Ezza Pradipta.
Ahmad Burhan Farid menyatakan bahwa kunjungannya hari tersebut, secara khusus bertujuan untuk meminta dukungan berupa doa restu sekaligus pamitan bagi dua delegasi finalis OMATIQ Nasional 2025 mewakili Solo yakni Hakesha Ezza Pradipta dan Ahmad Kadafi. Keduanya merupakan anak binaan dari program binaan Laznas Yatim Mandiri. Melalui Lembaga Pendidikan Al-Qur’an Laznas Yatim Mandiri, Hakesha Ezza Pradipta telah menghafal lima juz, sementara Ahmad Kadafi dikenal dengan kecemerlangannya di bidang matematika.
Ahmad Ulin Nur Hafsun juga memberikan apresiasi terhadap upaya Yatim Mandiri. Ia menegaskan bahwa pencapaian anak-anak binaan ini merupakan bukti nyata bahwa keterbatasan ekonomi sama sekali bukan penghalang untuk meraih prestasi gemilang. “Ini adalah buah dari kerja keras dan pendampingan yang baik. Harapan kami, mereka dapat memberikan yang terbaik di tingkat nasional nanti,” ujar Ahmad Ulin Nur Hafsun, menekankan peran layanan keagamaan yang turut memfasilitasi terwujudnya ekosistem pendidikan berkarakter.
Lebih lanjut, Ahmad Ulin Nur Hafsun menyampaikan motivasi kepada kedua finalis yang menekankan filosofi perpaduan antara ikhtiar dan doa sebagai kunci kesuksesan. “Ingatlah, usaha maksimal yang disertai doa akan selalu membawa keberhasilan. Jadilah inspirasi bagi anak-anak lain di Solo. Semoga perjalanan ini dimudahkan dan dapat membuka pintu beasiswa hingga ke jenjang perguruan tinggi!,” imbuhnya. Pesan ini selaras dengan visi Kemenag dalam memberikan layanan yang tidak hanya administratif, tetapi juga mampu menginspirasi dan memberdayakan.
Mengakhiri audiensi, Ahmad Burhan Farid menyampaikan apresiasinya atas dukungan dan sinergi yang terus dibangun oleh Kankemenag Kota Surakarta. “Dukungan Pak Ulin, Pak Arif, beserta jajaran Kemenag Solo sangat berarti bagi kelangsungan program kami. Semoga kolaborasi ini terus berlanjut dan membawa keberkahan serta manfaat yang luas bagi umat,” ungkap Ahmad Burhan Farid.
Audiensi tersebut tidak hanya sekadar ritual silaturahmi, tetapi merupakan cermin dari peran aktif Kemenag Kota Surakarta yang menunjukkan bagaimana lembaga zakat dan institusi pemerintah dapat bersinergi menciptakan dampak sosial yang nyata. Dukungan terhadap dua finalis OMATIQ ini juga diharapkan dapat memantik semangat lebih banyak anak di Kota Surakarta untuk berprestasi, sekaligus mempertegas bahwa layanan keagamaan yang bermakna adalah yang mampu menyentuh dan menggerakkan kemajuan di berbagai bidang kehidupan masyarakat. (rmd)



















