Surakarta (Humas) – Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam dunia pendidikan semakin menunjukkan manfaatnya, tidak hanya di lingkungan sekolah tetapi juga dalam keterlibatan orang tua mendukung proses belajar anak. Hal tersebut tampak dalam kegiatan Pelepasan Siswa Kelas VI MIN Surakarta Tahun Pelajaran 2025/2026 yang digelar di Hotel Megaland Solo, Kamis (4/6/2026).
Sebanyak 103 siswa mengikuti kegiatan pelepasan dan seluruhnya dinyatakan lulus dengan tingkat kelulusan mencapai 100 persen. Keberhasilan tersebut menjadi hasil kolaborasi yang baik antara madrasah, peserta didik, dan orang tua dalam mendukung pendidikan selama enam tahun terakhir.
Salah satu momen yang menarik perhatian dalam kegiatan tersebut adalah diperdengarkannya sebuah lagu khusus yang diciptakan oleh wali siswa dengan memanfaatkan teknologi AI. Lagu tersebut berisi ungkapan rasa syukur, kebanggaan, serta apresiasi kepada para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di MIN Surakarta. Kehadiran karya tersebut menunjukkan bahwa teknologi dapat dimanfaatkan secara positif dan kreatif untuk mendukung pendidikan sekaligus mempererat keterlibatan orang tua dalam perjalanan belajar anak.
Kepala MIN Surakarta, Anik Ustadah dalam sambutannya mengapresiasi kreativitas para wali siswa yang mampu memanfaatkan teknologi untuk mendukung pendidikan. “Keberhasilan siswa tidak hanya ditentukan oleh proses pembelajaran di madrasah, tetapi juga oleh dukungan keluarga. Kreativitas wali siswa yang memanfaatkan AI untuk menciptakan lagu kenangan ini menjadi bukti bahwa orang tua memiliki peran penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang inovatif dan inspiratif. Kami berharap pemanfaatan teknologi seperti ini dapat terus diarahkan pada hal-hal positif yang mendukung tumbuh kembang anak,” ujarnya.
Lebih lanjut, Anik menyampaikan rasa syukur atas capaian seluruh siswa yang berhasil menyelesaikan pendidikan di jenjang madrasah ibtidaiyah dengan baik. Menurutnya, kelulusan 100 persen merupakan buah dari kerja sama yang harmonis antara madrasah dan keluarga dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi peserta didik.
Kepala Kankemenag Kota Surakarta, Ahmad Ulin Nur Hafsun hadir bersama KaSubbag TU, Kasi Pendidikan Madrasah dan Pengawas Madrasah. Kegiatan juga dihadiri oleh dewan guru, tenaga kependidikan, komite madrasah, orang tua/wali siswa, serta tamu undangan. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Madrasah, serta penyampaian pesan dan motivasi kepada para lulusan agar terus semangat menuntut ilmu dan mengembangkan potensi diri.

Prosesi pelepasan berlangsung penuh haru ketika para siswa menerima map berisi rekapitulasi hasil belajar dan rapor sebagai simbol berakhirnya masa pendidikan mereka di MIN Surakarta. Momen tersebut menjadi pengingat atas perjalanan panjang yang telah dilalui bersama dukungan guru dan orang tua.
Selain itu, acara juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni, di antaranya grup rebana yang membawakan lagu-lagu Islami dan Tari Topeng Ireng yang menampilkan kekayaan budaya Nusantara. Beragam penampilan tersebut semakin menambah semarak suasana sekaligus menjadi wadah bagi siswa untuk menampilkan bakat dan kreativitas mereka.
Melalui kegiatan ini, MIN Surakarta berharap para lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya dengan semangat belajar yang tinggi, berakhlak mulia, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk memanfaatkan teknologi secara bijak untuk mendukung pembelajaran. Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto sebagai kenangan indah bagi seluruh keluarga besar MIN Surakarta. (frd/my)



















