Surakarta (Humas) – Tim Futsal Mts SA Al Islam Jamsaren menorehkan prestasi dalam ajang Al Rasyid Islamic Olympiad Tahun 2026 (3-4/1/2025). Tim Futsal Mts SA Al Islam Jamsaren berhasil meraih Juara 2 (Runner Up) se-Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan bergengsi ini diikuti oleh puluhan tim futsal dari SMP dan MTs se-Jawa Tengah dan DIY, sehingga persaingan berlangsung sangat ketat dan kompetitif.
Al Rasyid Islamic Olympiad merupakan ajang tahunan yang mempertemukan peserta didik dari berbagai sekolah dan madrasah untuk berkompetisi dalam bidang akademik maupun nonakademik, salah satunya cabang olahraga futsal. Kejuaraan ini menjadi wadah pengembangan bakat, sportivitas, serta karakter peserta didik dalam suasana kompetisi yang sehat dan menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman.
Tim Futsal Matsalja menunjukkan performa yang konsisten sejak babak penyisihan hingga final. Dengan kerja sama tim yang solid, disiplin tinggi, serta semangat juang yang kuat, para pemain mampu mengalahkan lawan-lawan tangguh dari berbagai daerah. Meski harus puas di posisi runner up, capaian ini tetap menjadi prestasi yang sangat membanggakan bagi madrasah.
Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (Penjas Orkes) sekaligus pelatih Tim Futsal Mts SA Al Islam Jamsaren, Deny, menyampaikan apresiasi atas perjuangan para siswa.
“Alhamdulillah, anak-anak sudah berjuang dengan maksimal. Mereka bermain penuh semangat, disiplin, dan saling mendukung satu sama lain. Juara 2 ini adalah hasil dari latihan rutin, kerja keras, serta komitmen bersama. Saya berharap prestasi ini bisa menjadi pijakan untuk meraih hasil yang lebih baik ke depannya,” ungkap Deny.
Kepala Madrasah Mts SA Al Islam Jamsaren, Faizul Kirom, turut menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas pencapaian tersebut.

“Saya merasa sangat bangga dengan Tim Futsal Mts SA Al Islam Jamsaren yang telah mengharumkan nama madrasah di tingkat Jawa Tengah dan DIY. Prestasi ini membuktikan bahwa siswa Mts SA Al Islam Jamsaren tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu berprestasi di bidang nonakademik. Terima kasih kepada para siswa, pelatih, dan semua pihak yang telah mendukung,” tutur Faizul Kirom.
Salah satu anggota tim, Radit, juga membagikan kesannya mengikuti ajang tersebut. “Saya senang dan bangga bisa ikut bertanding di Al Rasyid Islamic Olympiad. Lawannya hebat-hebat, tapi kami berusaha main kompak dan tidak menyerah. Walaupun juara 2, menurut saya ini sudah jadi pengalaman yang keren dan bikin kami tambah semangat latihan,” ujarnya.
Prestasi yang diraih Tim Futsal Mts SA Al Islam Jamsaren ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus mengembangkan potensi diri, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Madrasah berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan positif siswa sebagai bagian dari pembentukan karakter, kedisiplinan, serta semangat berprestasi.
Dengan capaian ini, Mts SA Al Islam Jamsaren optimistis dapat melahirkan lebih banyak prestasi di masa mendatang dan terus berkontribusi mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, serta berdaya saing.
Kementerian Agama Kota Surakarta berharap madrasah terus mengoptimalkan pengembangan potensi peserta didik di bidang nonakademik sebagai bagian penting dari pembentukan karakter, kepribadian, dan kecakapan sosial. Melalui kegiatan seni, olahraga, kepramukaan, kepemimpinan, dan penguatan nilai-nilai moderasi beragama, madrasah diharapkan mampu melahirkan generasi yang berakhlakul karimah, percaya diri, kreatif, serta memiliki kepedulian sosial dan daya saing yang kuat di tengah masyarakat. (amr/my)



















