Surakarta (Humas) – Dalam upaya meningkatkan mutu layanan dan inovasi pengelolaan perpustakaan sekolah, MTsN Surakarta 1 melaksanakan kunjungan studi tiru ke UPT Perpustakaan Universitas Sebelas Maret (UNS) pada Selasa (6/1/2026). Bertempat di The Gade Creative Lounge, kunjungan ini diikuti oleh jajaran pengelola perpustakaan madrasah untuk mempelajari praktik terbaik pengelolaan literasi di tingkat perguruan tinggi.
Rombongan MTsN Surakarta 1 dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Madrasah, Muhammad Rais Hidayat. Kedatangan tim disambut hangat oleh jajaran manajemen UPT Perpustakaan UNS yang diwakili oleh Kepala Seksi Pelayanan Teknis, Henny Perwitosari.
Dalam sambutannya, Muhammad Rais Hidayat menegaskan bahwa keterbatasan sarana fisik bukan merupakan penghalang bagi madrasah untuk terus berinovasi. Studi tiru ini menjadi langkah strategis madrasah dalam menyerap ilmu terkait Sistem pengolahan koleksi terkait teknik penataan buku dan sumber referensi yang sistematis, Digitalisasi Informasi tentang pengelolaan data dan akses informasi berbasis teknologi, Layanan Ramah Anak tentang strategi penyajian informasi yang menarik dan nyaman bagi peserta didik usia remaja.

“Tujuan kami adalah belajar sebanyak-banyaknya mengenai pengelolaan perpustakaan yang modern dan inklusif. Kami berterima kasih kepada Perpustakaan UNS yang telah bersedia menjadi mentor dan rujukan bagi kami untuk memberikan layanan terbaik bagi anak-anak di madrasah,” ujar Muhammad Rais.
Acara dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi oleh pustakawan UNS, Hermy Yulianti. Tim pengelola perpustakaan MTsN Surakarta 1 terlibat aktif dalam diskusi interaktif mengenai pemanfaatan teknologi informasi guna mendukung layanan pemustaka di era digital.

Sebagai agenda penutup, rombongan melakukan library tour (tur perpustakaan). Tim MTsN Surakarta 1 melihat langsung berbagai fasilitas unggulan, mulai dari ruang layanan mandiri hingga area pendukung yang dirancang untuk kenyamanan pengunjung.
Kunjungan ini diharapkan menjadi inspirasi baru bagi pengelola perpustakaan MTsN Surakarta 1 dalam menciptakan ekosistem belajar yang lebih segar dan modern. Selain mempererat silaturahmi antarlembaga pendidikan, kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen madrasah dalam mendukung SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan budaya literasi di lingkungan sekolah. (diana/my)

















